Wacana Pj Heru Berlakukan WFH ketika KTT ASEAN Tidak Tepat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 26 Mei 2023
Wacana Pj Heru Berlakukan WFH ketika KTT ASEAN Tidak Tepat

Pj DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kanan). (Foto: MP/Asopih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah DKI Jakarta berencana memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dalam menghadapi penyelenggaraan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, aturan WFH yang dicanangkan Penjabat (Pj) Heru Budi Hartono menyambut KTT ASEAN tidak tepat.

Menurut Trubus, kebijakan WFH saat KTT ASEAN itu banyak merugikan perusahaan swasta. Imbasnya, produktivitas mereka bakal terganggu dengan wacana Pj Heru tersebut.

Baca Juga:

KTT ASEAN Labuan Bajo Dinilai Berikan Citra Positif Pariwisata Indonesia

"Gak efektif (WFH saat KTT ASEAN), karena mereka tetap bekerja, masalahnya kan kalau swasta ini kaitannya masalahnya dengan produktivitas. Misalnya barang yang sudah mau diekspor, atau produk-produk jasa yang sudah disepakati kan gak mungkin ditunda atau mundur," ucap Trubus saat dikonfirmasi, Jumat (26/5).

Trubus berpendapat, harus ada solusi lain, supaya tidak ada yang dirugikan dari aturan Pemprov DKI.

"Harus ada kompensasinya itu untuk pelaku usahanya gitu. Kalau gak, ya pelaku usaha pada teriak gitu walaupun sehari ya rugi," urainya.

Menurut dia, untuk memecahkan masalah kemacetan tidak serta merta dengan WFH. Untuk macet tinggal koordinasi dengan aparat kepolisian, sehingga lalu lintas dapat diatur sebaik mungkin.

"Kita nih banyak libur, kasian swastanya kan. Itu kaitannya gak ada dengan KTT ASEAN, bahwa itu ada macet ya sebenarnya tinggal kesiapan para patwal kepolisian," paparnya.

Baca Juga:

Manusia Silver dan Badut Bakal Ditertibkan Saat Pertemuan KTT ASEAN Jakarta

Lebih lanjut, kata Trubus, pemilihan hotel untuk penginapan para delegasi harus juga dekat dengan venue acara. Jarak hotel dan lokasi kegiatan acara jangan terlalu jauh.

"Misal kegiatan di Sekretariat ASEAN ya berarti penginapan di sekitar itu. Di sekitar Blok M. Di Sudirman-Thamrin itu. Kemudian kalau dia nginap di Jakut, di Ancol, ya kejauhan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Heru Budi Imbau Mal Tampilkan Logo HUT Jakarta dan KTT ASEAN

#KTT ASEAN #Work From Home (WFH)
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Pemprov DKI juga tengah melakukan penanganan kondisi cuaca, PJJ akan diberlakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Indonesia
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Menlu meminta agar tidak ada pihak yang berspekulasi bahwa Presiden Prabowo pulang lebih awal karena kesalahan penyebutan nama. Presiden Prabowo, kata dia, pulang karena ada hal penting di tanah air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Dunia
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
China dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dasar dalam pembicaraan perdagangan dan ekonomi di Malaysia, meski kedua pihak tetap berpegang pada posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
Dunia
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
ASEAN mendesak agar semua pihak terkait untuk mengambil tindakan nyata guna segera menghentikan kekerasan tanpa pandang bulu dan menahan diri secara untuk menghindari eskalasi konfli
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Konflik di Myanmar Tidak Kunjung Selesai, Para Pemimpin ASEAN Desak Dialog Politik Nasional
Indonesia
Prabowo Inginkan ASEAN Plus Tree Tingkatkan Cadangan Beras, Perkuat Respons Darurat Antarnegara
Prabowo mengingatkan pentingnya memperkuat integrasi regional, diversifikasi perdagangan, dan jaring pengaman keuangan sebagai inti dari agenda APT.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
Prabowo Inginkan ASEAN Plus Tree Tingkatkan Cadangan Beras, Perkuat Respons Darurat Antarnegara
Indonesia
Prabowo Blak-blakan Soroti Janji-Janji Palsu Myanmar Soal Pemilu, Minta ASEAN Jangan Cuma Diam dan Catat Saja
Prabowo menegaskan bahwa Konsensus Lima Poin (5PC) harus tetap menjadi landasan utama bagi upaya kolektif ASEAN dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Myanmar
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Oktober 2025
Prabowo Blak-blakan Soroti Janji-Janji Palsu Myanmar Soal Pemilu, Minta ASEAN Jangan Cuma Diam dan Catat Saja
Indonesia
Presiden Prabowo Mengingatkan Pentingnya Semangat Kebersamaan ASEAN untuk Hadapi Semua Tantangan Kawasan
Prabowo juga mengapresiasi peran Amerika Serikat dalam memediasi konflik yang terjadi antara Thailand dan Kamboja
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Oktober 2025
Presiden Prabowo Mengingatkan Pentingnya Semangat Kebersamaan ASEAN untuk Hadapi Semua Tantangan Kawasan
Indonesia
Hadiri KTT ASEAN di Malaysia, Donald Trump Lempar Pujian untuk Kepemimpinan Negara ASEAN
Presiden AS, Donald Trump, melempar pujian untuk kepemimpinan negara ASEAN. Hal itu ia ungkapkan saat pidato di KTT ke-47 ASEAN di Malaysia, Minggu (26/10).
Soffi Amira - Minggu, 26 Oktober 2025
Hadiri KTT ASEAN di Malaysia, Donald Trump Lempar Pujian untuk Kepemimpinan Negara ASEAN
Bagikan