Presiden Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Pangan Lokal, Hadapi Dampak El Nino

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Presiden Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Pangan Lokal, Hadapi Dampak El Nino

Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno KTT Ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sesi retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung di Cebu, Filipina, Jumat (8/5).


Presiden Prabowo Subianto dalam pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN mengusulkan penyederhanaan mekanisme ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) dan mengajak negara-negara anggota memanfaatkan pangan lokal untuk membangun cadangan pangan dan memperkuat ketahanan pangan kawasan.

Dalam forum tertinggi ASEAN itu, Presiden Prabowo menekankan ancaman krisis pangan yang disebabkan oleh banyak faktor, antara lain cuaca ekstrem dan dinamika geopolitik global, perlu diantisipasi dengan kerja sama dan kolaborasi antarbangsa.

"Ini bukan tantangan yang bisa ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama. Hal ini juga membutuhkan penyederhanaan ASEAN Plus Three (untuk) Cadangan Beras Darurat. Kita harus memajukan cadangan pangan berbasis cadangan lokal kita," kata Presiden Prabowo saat sesi pleno KTT Ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (8/5) siang.

Baca juga:

Presiden Prabowo Pakai Maung di KTT ASEAN Filipina, DPR : Bentuk Diplomasi dan Konsistensi Gunakan Produk Lokal

ASEAN Plus Three Cadangan Beras Darurat (APTERR) yang disebut oleh Presiden Prabowo merupakan mekanisme permanen yang dibangun oleh ASEAN bersama tiga negara mitra, yaitu China, Jepang, dan Korea Selatan, khusus untuk kerja sama terkait cadangan beras. Kantor Sekretariat APTERR resmi beroperasi sejak tahun 2013 di Bangkok, Thailand.

Presiden Prabowo kemudian menekankan ketahanan pangan perlu menjadi upaya bersama ASEAN untuk menghadapi berbagai tantangan global. "Kita harus ingat bahwa wilayah kita memiliki jalur perdagangan strategis yang melewati perairan kita, dan kita harus berhati-hati agar tidak terjadi gangguan di wilayah kita sendiri," kata Presiden Prabowo.

Presiden juga mengingatkan ancaman cuaca ekstrem akibat dampak El Nino yang telah diperingatkan oleh berbagai organisasi internasional. Oleh karena itu, Prabowo meyakini penguatan ketahanan pangan ASEAN pun semakin mendesak.

"Kita telah diperingatkan oleh organisasi internasional tentang risiko El Niño yang sangat ekstrem, yang mengingati di depan kita. Dalam hal ini, ketahanan pangan menjadi semakin mendesak," kata Prabowo.

Presiden kemudian menyampaikan kepemimpinan aktif pemerintah dibutuhkan dalam membangun ketahanan pangan. Pemerintah Indonesia, Presiden menekankan, berkomitmen bertanggung jawab penuh menjaga kedaulatan pangan nasional demi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas negara.

"Bagi kami, ini adalah tanggung jawab utama pemerintah, dan Pemerintah Indonesia bertekad untuk memikul tanggung jawab penuh dan kedaulatan penuh atas sektor vital ini. Tanpa pangan, pada dasarnya tidak ada masyarakat. Tanpa pangan, tidak ada kemerdekaan. Tanpa pangan, tidak ada perdamaian,” ujar Presiden Prabowo.

#Prabowo #KTT ASEAN #ASEAN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Indonesia
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Penyerahan kewenangan rekrutmen guru kepada pemerintah daerah menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga objektivitas dan kualitas tenaga pendidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Bagikan