Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 15 menit lalu
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jepang melontarkan peringatan serius mengenai kondisi keamanan kawasan Asia Tenggara yang dinilai memburuk dengan sangat cepat akibat akumulasi dari berbagai krisis global.

Dikutip Kamis (29/10), Jepang memetakan ada tiga faktor utama yang memicu krisis keamanan di negara-negara anggota ASEAN itu.

Namun, Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menegaskan komitmen Tokyo untuk memperkuat ketahanan 11 negara anggota ASEAN dalam menghadapi ancaman yang kian kompleks.

Bencana alam kini semakin parah, melumpuhkan sektor komunikasi, layanan kesehatan, dan transportasi secara bersamaan,

Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam forum Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) di Cebu, Filipina.

Baca juga:

180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Tiga Pilar Pemicu Krisis Keamanan di Negara Asia Tenggara

Untuk itu, Koizumi mengajak jajaran Menhan yang hadir mendorong pembaruan skema kerja sama pertahanan antara Jepang dan ASEAN. Dilansir dari Antara, berikut penjabaran tiga faktor pemicu memburuknya kondisi keamanan di negara-negara kawasan Asia Tenggara itu:

  • Alasan Pertama (Bencana Alam Ekstrem): Esensinya kian parah hingga berisiko melumpuhkan sektor infrastruktur vital seperti komunikasi, transportasi, dan layanan kesehatan.

  • Alasan Kedua (Konflik Global & Energi): Dampak perang di berbagai belahan dunia yang mengganggu stabilitas rantai pasok logistik serta pasokan energi internasional.

  • Alasan Ketiga (Pergeseran Keseimbangan Militer): Pergeseran kekuatan militer yang berjalan terlampau cepat sehingga meningkatkan risiko benturan senjata dan kesalahan kalkulasi strategis.

  • Langkah Konkret Jepang: Menjamin dukungan penuh untuk memperluas pilihan mandiri ASEAN di bidang penanganan bencana hingga keamanan maritim.

Koizumi menyoroti ketiga pemicu krisis keamanan negara itu tidak beroperasi secara terpisah, melainkan saling tumpang tindih dan memperkuat dampak kerusakan satu sama lain.

Baca juga:

Karhutla di Indonesia Bakal Jadi Bahasan di KTT ASEAN Manila, Ini Kata Menlu Arrmanatha

Komitmen Jepang Bantu ASEAN

Lebih jauh, Koizumi menekankan kondisi ini menuntut komitmen ASEAN untuk terus menjaga persatuan, sentralitas, serta ketahanan kolektif di tengah dinamika geopolitik yang kian memanas.

Pemerintah Jepang berjanji akan melakukan segala upaya untuk mengonversi seluruh skema kerja sama pertahanan menjadi "kekuatan nyata" bagi kemandirian negara-negara di kawasan.

"Tujuan kami sederhana: memperluas pilihan bagi ASEAN dan setiap negara anggotanya agar dapat memahami, memutuskan, serta bertindak secara mandiri," tandas Menhan Jepang itu. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #ASEAN #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - 1 jam, 15 menit lalu
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Indonesia
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Menlu Singapura Vivian Balakrishnan lakukan kunjungan mendadak temui Presiden Prabowo Subianto sore ini bahas satgas karhutla. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Menlu Singapura Mendadak ke Indonesia, Sore Ini Temui Presiden Prabowo
Indonesia
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Pemerintah Indonesia memahami kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap dampak kabut asap lintas batas.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Indonesia
Indonesia Masih Belum Terima Bantuan Singapura Buat Padamkan Karhutla
Presiden Prabowo telah menginstruksikan peningkatan intensitas dan koordinasi, pengoptimalan respons nasional, dan pemanfaatan semua sumber daya nasional untuk penanganan karhutla dan dampaknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Indonesia Masih Belum Terima Bantuan Singapura Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Dana Karhutla Bisa untuk Pengobatan ISPA hingga Pemulihan Gambut, ini Aturan Mendagri
Bantuan dapat digunakan mendukung operasi pemadaman darat, metode suntik gambut, pengadaan bahan bakar dan logistik, serta mobilisasi tim penanganan kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dana Karhutla Bisa untuk Pengobatan ISPA hingga Pemulihan Gambut, ini Aturan Mendagri
Indonesia
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak boleh berhenti pada penyaluran dana, tetapi harus segera diwujudkan dalam langkah operasional di lapangan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Indonesia
Karhutla Mulai Ancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob
Pengerahan pasukan tersebut dilakukan di tengah upaya penanganan karhutla di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Mulai Ancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob
Indonesia
Mabes Polri Kirim 105 Personel BKO Buat Padamkan Karhutla di Palangkaraya dan Taman Nasional Tanjung Puting
Dari total 100 personel Brimob, sebanyak 25 personel akan ditempatkan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Mabes Polri Kirim 105 Personel BKO Buat Padamkan Karhutla di Palangkaraya dan Taman Nasional Tanjung Puting
Bagikan