Kesehatan

Vitamin Sebaiknya Dikonsumsi Pagi atau Malam Hari?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 06 Januari 2021
Vitamin Sebaiknya Dikonsumsi Pagi atau Malam Hari?

Vitamin ada jenis-jenisnya. (Foto: Unsplash/Adam Niescioruk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VITAMIN memang menjadi pertahanan tubuh untuk melakukan aktivitas seharian. Ada yang bilang minum vitamin harus dilakukan di pagi hari, ada juga harusnya di malam hari agar merasa bugar. Menurut kamu, mana waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin?

Mengutip laman Hellosehat, minum vitamin pagi atau malam hari sebenarnya tergantung pada jenis vitaminnya. Jika kamu minum multivitamin, yaitu satu vitamin yang mengandung banyak jenis vitamin, waktu terbaik adalah pagi hari setelah sarapan. Mengapa demikian?

Karena vitamin adalah zat sintesis yang paling baik diserap oleh tubuh saat dikonsumsi dengan makanan lainnya. Minum multivitamin di pagi hari memungkinkan zat ini terserap dengan baik ke dalam tubuh bersamaan dengan makanan yang dikonsumsi.

Baca juga:

Kekurangan Vitamin dan Mineral, Otak Jadi Lumpuh

Vitamin Sebaiknya Dikonsumsi Pagi atau Malam Hari?
Jika mengganggu tidur, sebaiknya konsumsi vitamin di pagi hari. (Foto: Unsplash/Kayla Maurais)


Nah kalau vitamin yang larut dalam lemak, biasanya harus dikonsumsi dengan beberapa jenis makanan sumber lemak seperti kacang-kacangan agar bisa diserap ke dalam tubuh. Contohnya, vitamin A, D, E, dan K. Jenis vitamin ini baik dikonsumsi pagi hari.

Sedangkan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan B, sangat dibutuhkan setiap hari. Kedua vitamin tersebut tidak perlu dikonsumsi bersamaan dengan makanan, kana akan terserap dengan baik ke dalam tubuh di pagi, siang, atau malam hari.

Beberapa orang mungkin merasa tidur mereka terganggu usai mengonsumsi vitamin. Menurut penelitian di Sleep Medicine pada Desember 2007, ada keterkaitan antara penggunaan multivitamin dan kualitas tidur. Jika kamu merasa mengonsumsi vitamin di malam hari mengganggu tidur, mungkin lebih baik mengonsumsinya di pagi hari.

Baca juga:

Buah dengan Kandungan Vitamin C di Atas Jeruk

Vitamin Sebaiknya Dikonsumsi Pagi atau Malam Hari?
Beberapa vitamin memang bisa berinteraksi dengan senyawa dalam makanan. (Foto: Unsplash/Vika Aleksandrova)


Beberapa vitamin memang bisa berinteraksi dengan senyawa dalam makanan atau obat-obatan yang berpotensi mengganggu penyerapannya. Misalnya, kamu tidak boleh minum vitamin yang mengandung zat besi dengan kalsium secara bersamaan. Dan sebaiknya hindari mengonsumsi makanan berserat tinggi atau minum kopi atau teh saat kamu mengonsumsi suplemen multivitamin atau zat besi.

Ada baiknya, kamu konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsi vitamin, apakah kamu perlu atau tidak. Karena seseorang yang membutuhkan suplemen vitamin biasanya memiliki asupan gizi yang tidak seimbang dan kekurangan vitamin tertentu dalam tubuhnya. (and)

Baca juga:

Bongkar Klaim Vitamin C Dapat Menyembuhkan COVID-19

#Kesehatan #Manfaat Vitamin
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan