'Virtua Fighter' Terbaru Tengah Dikembangkan, Belum ada Bocoran Karakter
(Foto: Sega)
MerahPutih.com - Entri baru dalam seri permainan pertarungan SEGA, Virtua Fighter saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Masih ada beberapa gameplay ditambahkan agar memberikan pengalaman bermain sempurna kepada para gamer.
Hal tersebut diungkapkan oleh wakil presiden eksekutif dan kepala Grup Transmedia Global SEGA, Justin Scarpone, kepada Video Games Chronicle dalam wawancara yang baru diterbitkan.
Scarpone mengatakan ia memiliki serangkaian judul sedang dikembangkan saat ini yang termasuk dalam kategori lama. Tahun lalu ia mengumumkan hal tersebut di The Game Awards. Judul-judul tersebut ialah Crazy Taxi , Jet Set Radio, Streets of Rage , hingga Shinobi.
"Kemudian dalam beberapa kasus, kami juga membuat serial animasi, atau film live- action untuk melengkapinya dan menjadi bagian dari peta jalan tersebut.”
Baca juga:
Oasys Hadirkan Karakter dari Gim 'Virtua Fighter' sebagai NFT Art
Scarpone tidak membagikan informasi tambahan apa pun selain hanya mengonfirmasi bahwa game Virtua Fighter terbaru akan datang ke para gamer.
Entri terbaru dalam seri ini, Virtua Fighter 5: Ultimate Showdown, diluncurkan untuk PlayStation 4 pada 1 Juni 2021. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme