Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Verifikasi Faktual 12 Parpol Lama di Jabar, Ini Hasilnya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 01 Februari 2018
Verifikasi Faktual 12 Parpol Lama di Jabar, Ini Hasilnya

KPU Jabar menyampaikan hasil verifikasi partai politik. (MP/Yugi Prastyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah melakukan verifikasi faktual kepada 12 partai politik (parpol) di Jabar untuk keikutsertaan dalam Pemilu 2019. Hasil verifikasi, ke-12 parpol tersebut telah memenuhi persyaratan verifikasi faktual.

Parpol tersebut antara lain, PDIP, Golkar, PKS, Gerindra, PPP, PKB, PBB, Nasdem, Hanura, PKPI, PAN, dan Demokrat. Verifikasi dilakukan selama tiga hari 28-30 Januari 2018.

"Kesimpulannya dari 12 partai tersebut, semuanya statusnya memenuhi syarat verifikasi faktual," kata Komisioner KPU Jabar Divisi Hukum Agus Rustandi usai penyerahan berita acara hasil verifikasi faktual kepada petinggi partai di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung.

Agus mengatakan, dalam verifikasi tersebut ada tiga aspek yang diverifikasi, yakni secara kepengurusan, keterwakilan perempuan minimal 30 persen, dan domisili kantor. Dia mengatakan, 12 parpol tersebut merupakan parpol lama atau yang mengikuti pemilu 2014 lalu.

"Verifikasi kepada parpol peserta pemilu 2014 atau yang biasa disebut parpol lama. Pasca putusan MK, diwajibkan mengikuti tahapan verifikasi kepengurusan, keterwakilan perempuan, dan domisili kantor," ucapnya.

Ia melanjutkan, hasil verifikasi tersebut akan diserahkan kepada KPU RI dan secara nasional akan ditetapkan oleh KPU. Agus juga menyampaikan tidak bisa menyimpulkan parpol mana saja yang berhak ikut pemilu 2019.

"Kita hanya melaksanakan tahapan verifikasi. Total parpol yang akan ikut pemilu belum bisa dipastikan, karena itu kewenangan ada di KPU RI," ujarnya.

Sementara itu terkait parpol baru, kata Agus, di Jawa Barat ada empat parpol yang baru, yaitu partai Perindo, Garuda, Berkarya, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk partai Perindo, sudah memenuhi dua syarat yaitu keanggotaan dan domisili kantor. Sementara tiga partai lain masih dalam tahap verifikasi di tingkat kabupaten/kota. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pilkada 2018, Takmir Ajak Parpol Bersihkan Masjid dari Kampanye Politik

#Partai Politik #Jawa Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Belum Mendesak, Masih Sebatas Usulan Menurut Dede Yusuf
Perubahan nama provinsi harus melalui mekanisme pembentukan atau perubahan undang-undang yang dibahas bersama DPR.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Juli 2026
Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Belum Mendesak, Masih Sebatas Usulan Menurut Dede Yusuf
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Kejahatan Berulang, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Terancam 12 Tahun Bui
Penyidik menduga perbuatan itu berlangsung selama beberapa tahun dan dilakukan berulang kali karena tersangka merasa kesal serta cemburu
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Kejahatan Berulang, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Terancam 12 Tahun Bui
Indonesia
Komisi III DPR Minta Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Bukan Hanya demi Keadilan tetapi sebagai Peringatan Keras
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pengawalan terhadap kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan agar pelaku, Taufik Hidayat (30), mendapat hukuman maksimal sesuai perbuatannya.
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
Komisi III DPR Minta Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Bukan Hanya demi Keadilan tetapi sebagai Peringatan Keras
Indonesia
Desak Penangkapan Taufik Hidayat Terduga Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan, KemenPPPA Lakukan Pendampingan Korban
Menteri PPPA, Arifah Fauzi mengatakan korban akan menjalani asesmen lanjutan, konseling psikologis untuk memulihkan kondisi mental dan emosional setelah kejadian tersebut.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Juni 2026
Desak Penangkapan Taufik Hidayat Terduga Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan, KemenPPPA Lakukan Pendampingan Korban
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Olahraga
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
KDM menjanjikan bonus yang lebih besar apabila Persib kembali meraih gelar juara musim depan, seperti disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
Bagikan