Inacraft 2023

Upshecle Menyulap Sampah Plastik Jadi Barang Berguna

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 Maret 2023
Upshecle Menyulap Sampah Plastik Jadi Barang Berguna

Upshecle ajak masyarakat lebih cinta lingkungan dengan memakai produk-produk yang sustainable. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA tercatat sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia. Data yang dikumpulkan Indonesia National Plastic Action Partnership pada April 2020 menyebut setiap tahun Indonesia menghasilkan 6,8 juta ton sampah plastik, sekitar 620.000 ton masuk ke sungai, danau, dan laut.

Fakta meresahkan itu memicu kemunculan pergerakan-pergerakan untuk menuju hidup yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya yang dilakukan Upshecle. Usaha berbasis sosial ini memproduksi barang hasil daur ulang botol plastik. Selain itu, mereka juga berusaha menjadi rumah bagi para perempuan yang terkena dampak pandemi COVID-19.

BACA JUGA:

Ketika Limbah Onderdil Menjelma Mahakarya

“Upshecle ini merupakan brand yang memanfaatkan daur ulang botol plastik. Untuk sekarang kami fokusnya lagi ke situ dulu, tapi di masa depan, kami juga lagi cari bahan yang berkelanjutan juga. Jadi enggak cuma dari daur ulang botol plastik, nanti bakal ada bahan-bahan yang sekiranya bisa digunakan, tapi berkelanjutan,” ungkap Marketing dan Sales Upshecle Nurul Annisa saat dijumpai pada ajang Inacraft 2023 di Assembly Hall No 40, Jakarta Convention Center, Minggu (5/3).

upshecle
Produk Upshecle terbuat dari hasil daur ulang sampah botol plastik. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Anisa menjelaskan proses produksi yang dilakukan Upshecle ialah mengubah sampah botol plasitk menjadi produk yang memiliki nilai jual. “Kenapa bisa jadi bahan gini, awalnya tuh dari botol plastik, dicacah-cacah, setelah itu dia dijadiin serat-serat benang yang namanya dakron, biasanya buat isian bantal. Nah, abis dari situ di-press sampai akhirnya bisa jadi bahan untuk tas, pouch atau tas laptop juga,” ungkap Annisa. Ya, Upshecle memang menyulap sampah botol plastik menjadi barang nan berguna berupa totebag, pouch, sling bag, soft box, lunch bag, thermal bag, hingga tas laptop.

BACA JUGA:

Patung Bebek Asal Solo yang Mendunia di Inacraft 2023

Meski baru berjalan sekitar setahun, usaha yang berbasis di Bintaro, Tangerang Selatan, ini telah mendapat perhatian dan menarik minat masyarakat. “Untuk minatnya Alhamdulillah semakin meningkat ya, karena kan sekarang orang sudah banyak yang sadar lingkungan, apalagi sampah plastik benar-benar mencemari lingkungan. Nah, orang-orang itu, yang udah mulai sadar lingkungan, mereka akhirnya beralih ke barang-barang yang sustainable, kayak Upshecle ini,” jelas Annisa.

upshecle
Meski terbilang baru, produk Upshecle sukses menarik minat masyarakat. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Tak hanya memanfaatkan sampah botol plastik, produk Upshecle juga memasukkan unsur Nusantara. Salah satu dengan mengombinasikan produk Upshecle dengan kain tenun dan lurik. Selain dapat dibeli oleh masyarakat umum, Annisa menjelaskan kalau produk Upshecle juga tersedia sebagai corporate merchendise. Produk Upshecle dijual dengan harga mulai dari Rp 155 ribu - Rp 395 ribu.

“Harapannya, semoga Upshecle semakin berkembang sih, supaya biar orang-orang sadar lingkungan ya, karena produk-produk Upshecle ini kan produk sustainable bag. Agar makin banyak yang sadar lingkungan dengan memakai produk-produk yang juga ramah lingkungan,” tutup Annisa.(dsh)

BACA JUGA:

Ilham Bahari Songket Hidupkan Motif Batik Kuno di Inacraft 2023

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
ShowBiz
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Aktris pemeran adaptasi 'Descendants of the Sun', seperti Dian Sastro hingga Eva Celia, tampil elegan lewat rancangan khusus desainer Kim Dae-sung.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Bagikan