MerahPutih.com - Pemerintah kembali mengumumkan penambahan pada jumlah pasien yang positif terinfeksi virus COVID-19 pada Kamis (2/4) Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 1.790 orang.
"Penambahan pada pasien positif sebanyak 113 orang sehingga total menjadi 1.790 pasien positif," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Kamis (1/4).
Baca Juga
Jokowi Umumkan Cuma Sepertiga Warga DKI Terima Bantuan Ekonomi Corona
Pemerintah juga merilis jumlah penambahan 9 pasien yang sembuh sehingga total 112 orang. Untuk kasus pasien meninggal dunia hari ini bertambah 13 menjadi 170 orang.
"Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19," ujar dokter milter yang akrab disapa Yuri itu.
Yuri kembali mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan corona. Masyarakat juga diminta jangan terlalu lama berinteraksi atau menyentuh orang yang rentan tertular, seperti orang tua dan sakit.
"Penularan tidak langsung melalui kontak tangan ini sangat besar pengaruhnya. Lakukan sering-sering cuci tangan dan hindari terlalu banyak memegang tubuh," tutur pejabat eselon 1 Kemenkes itu.
Baca Juga
13 Kecamatan Jakarta yang Jumlah Warganya Paling Tinggi Terjangkit Corona
Lebih jauh, Yuri menjelaskan saat ini relawan dan tenaga medis telah melakukan penelusuran kasus dan mengumpulkan lebih dari 7 ribu spesimen terduga COVID-19. Tak hanya itu, sebanyak 85 ribu alat pelindung diri sudah disalurkan ke DKI Jakarta. Lalu, Jawa Barat mencapair 55 ribu, kemudian Jawa Tengah 25 ribu, Jatim 25 ribu, DIY dan Banten 10 ribu, dan luar Jawa rata-rata 5 ribu unit. (Knu)

