MerahPutih.com - Total temuan kasus positif virus Corona di Indonesia per 23 Maret 2020 jadi 579, atau bertambah 65 dari kemarin. Tambahan jumlah pasien meninggal hanya bertambah 1 orang dibandingkan Minggu (22/3) kemarin sebanyak 48 orang.
"Total jumlah kematian (sampai hari ini) 49 kasus," kata Juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, kepada wartawan dalam jumpa pers online di Jakarta, Senin (23/3).
Baca Juga
Miris, Jokowi Tegaskan Insentif Tenaga Medis COVID-19 tidak Berlaku se-Indonesia
Sebaliknya, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali hasil tes negatif mencapai 30 orang. Wilayah DKI Jakarta masih penyumbang kasus positif COVID-19 terbanyak hingga hari ini dengan total 307 pasien.
Achmad Yurianto menjelaskan data sebaran kasus positif COVID-19 di Jakarta ini berdasarkan data situs yang dikelola Pemprov DKI corona.jakarta.go.id per pukul 13.10 WIB. Rincian kasus positif COVID-19 di Jakarta itu terdiri 29 orang meninggal dunia, 180 masih dirawat, 77 isolasi diri, dan 21 orang dinyatakan sembuh.
Untuk penyebarannya, kata dia, laman yang sama menjabarkan 222 orang di antaranya tersebar di beberapa kelurahan. Sedangkan 85 kasus positif lainnya belum diketahui. Adapun hingga hari tercatat sudah ada 731 kasus yang diperiksa.
"Sebanyak 424 kasus yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan," tegas dokter militer yang akrab disapa Yuri itu.
Lebih jauh, Yuri menjelaskan data global se-Indonesia terdapat 646 Pasien Dalam Pemantauan (PDP), dengan rincian 394 (61%) orang masih dirawat dan 252 (39%) telah sehat dan pulang kediamannya masing-masing. Sedangkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.447 orang, meliputi 397 proses pemantauan (27%) dan 1.050 telah selesai dipantau (73%). (Knu)
Baca Juga
Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19