Untung Rugi Dua Eks Panglima TNI Pimpin 'Pertarungan' Jokowi Vs Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 21 Agustus 2018
Untung Rugi Dua Eks Panglima TNI Pimpin 'Pertarungan' Jokowi Vs Prabowo

Presiden Jokowi dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua mantan Panglima TNI didaulat menjadi tim penggerak pemenangan Pasangan Calon di pilpres 2019 mendatang. Di kubu Paslon Prabowo-Sandi ada Djoko Santoso dan di kubu Paslon Jokowi- Ma'ruf ada Moeldoko.

Kedua Jenderal bintang empat ini dipastikan akan beradu kekuatan guna memenangkan pasangan calon yang didukungnya.

Menangapi hal itu, Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, terpilihnya mantan Jenderal sebagai lokomotif tim kampanye membuktikan kuatnya pengaruh tentara dalam percaturan politik nasional.

Djoko Santoso
Djoko Santoso, ketua tim pemenangan Paslon Prabowo-Sandiaga saat masih menjabat sebagai Panglima TNI. Foto: ANTARA

Menurut Ujang, meski sudah menjadi warga sipil (Purnawirawan), para Jenderal tentu masih memiliki pengaruh besar di kesatuannya. "Militer masih menjadi kekuatan politik di Indonesia, saya pikir itu sebabnya," kata dia, Selasa (21/8).

Ujang menilai, terpilihnya mantan Jenderal sebagai tim kampanye paslon, dikarenakan kepemimpinan militer yang masih menjadi role model dalam mendisiplinkan anggota tim.

"Kepemimpinan militer lebih dikenal disipilin dan rapi, jadi untuk menjaga koordinasi saya pikir lebih baik," terangnya.

Namun, bicara soal strategi kampanye yang akan digunakan, Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia itu menganggap mereka sama-sama punya kelebihan.

"Itu yang kita tunggu, sebagai mantan Panglima, Meraka pasti sangat paham memetakan kekuatan lawan dan strategi apa yang pas digunakan," tutur dia.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko. Foto: ANTARA

Seperti diketahui, Jenderal (Purn) Djoko Santoso dipilih menjadi Ketua Tim Pemenangan Paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang. Di kubu calon petahana, Jenderal (Purn) Moeldoko nampaknya cocok menjadi penyeimbang. Moeldoko dipilih mengisi jabatan Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK). (Fdi)

#Djoko Santoso #Pilpres 2019 #Jenderal Moeldoko
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 130 Peserta Ramaikan PEVS 2025, Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Nasional
PEVS 2025 in Collaboration with Asiabike Jakarta hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 April 2025
Lebih dari 130 Peserta Ramaikan PEVS 2025, Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Nasional
Indonesia
Investasi di Jabar Diganggu Ormas Berbentuk Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja!
Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu menyayangkan tindak premanisme yang terjadi pada pembangunan pabrik yang digadang-gadang akan menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 April 2025
Investasi di Jabar Diganggu Ormas Berbentuk Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja!
Indonesia
Moeldoko Pastikan Hadir di Sidang Kabinet Paripurna Perdana di IKN
Pihak Istana dan Otorita IKN menyiapkan Hotel Nusantara dan rumah tapak menteri sebagai penginapan anggota kabinet
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Agustus 2024
Moeldoko Pastikan Hadir di Sidang Kabinet Paripurna Perdana di IKN
Indonesia
Kemenkes: Kratom Tak Masuk Jenis Narkotika
Presiden Jokowi telah memerintahkan penelitian lebih lanjut tentang kratom karena tanaman ini sudah beredar di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Juni 2024
Kemenkes: Kratom Tak Masuk Jenis Narkotika
Indonesia
Ulang Tahun ke-63, Jokowi Didoakan Jadi Warisan untuk Indonesia
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, memberikan ucapan dan doa untuk Jokowi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Juni 2024
Ulang Tahun ke-63, Jokowi Didoakan Jadi Warisan untuk Indonesia
Indonesia
Istana Yakin KPK Punya Pertimbangan Periksa Hasto dalam Kasus Harun Masiku
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pemeriksaan terhadap saksi kasus yang menjerat bekas Caleg PDIP Harun Masiku itu lantaran ada pertimbangan hukum dari penyidik.
Frengky Aruan - Kamis, 20 Juni 2024
Istana Yakin KPK Punya Pertimbangan Periksa Hasto dalam Kasus Harun Masiku
Indonesia
Moeldoko Sebut PEVS 2024 Pameran Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara
PEVS 2024 juga menjadi jembatan penghubung bagi Indonesia untuk mencapai target menjadi pemain besar dalam ekosistem kendaraan listrik dunia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 April 2024
Moeldoko Sebut PEVS 2024 Pameran Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara
Indonesia
Moeldoko Minta Kenaikan Pangkat Prabowo Tidak Perlu Jadi Polemik
Presiden sangat clear ini adalah bentuk apresiasi dari negara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 01 Maret 2024
Moeldoko Minta Kenaikan Pangkat Prabowo Tidak Perlu Jadi Polemik
Indonesia
Moeldoko Salaman dengan AHY di Istana, Demokrat Sebut Konsekuensi Logis
Kamhar belum mengetahui apakah Moeldoko menyampaikan permohonan maaf saat bersalaman dengan AHY
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Februari 2024
Moeldoko Salaman dengan AHY di Istana, Demokrat Sebut Konsekuensi Logis
Indonesia
Moeldoko Ungkap Isi Pembicaraanya dengan AHY di Istana Negara
Hubungan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan mantan Panglima TNI itu pernah memburuk.
Frengky Aruan - Senin, 26 Februari 2024
Moeldoko Ungkap Isi Pembicaraanya dengan AHY di Istana Negara
Bagikan