Untung Rugi Dua Eks Panglima TNI Pimpin 'Pertarungan' Jokowi Vs Prabowo
Presiden Jokowi dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Dua mantan Panglima TNI didaulat menjadi tim penggerak pemenangan Pasangan Calon di pilpres 2019 mendatang. Di kubu Paslon Prabowo-Sandi ada Djoko Santoso dan di kubu Paslon Jokowi- Ma'ruf ada Moeldoko.
Kedua Jenderal bintang empat ini dipastikan akan beradu kekuatan guna memenangkan pasangan calon yang didukungnya.
Menangapi hal itu, Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, terpilihnya mantan Jenderal sebagai lokomotif tim kampanye membuktikan kuatnya pengaruh tentara dalam percaturan politik nasional.
Menurut Ujang, meski sudah menjadi warga sipil (Purnawirawan), para Jenderal tentu masih memiliki pengaruh besar di kesatuannya. "Militer masih menjadi kekuatan politik di Indonesia, saya pikir itu sebabnya," kata dia, Selasa (21/8).
Ujang menilai, terpilihnya mantan Jenderal sebagai tim kampanye paslon, dikarenakan kepemimpinan militer yang masih menjadi role model dalam mendisiplinkan anggota tim.
"Kepemimpinan militer lebih dikenal disipilin dan rapi, jadi untuk menjaga koordinasi saya pikir lebih baik," terangnya.
Namun, bicara soal strategi kampanye yang akan digunakan, Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia itu menganggap mereka sama-sama punya kelebihan.
"Itu yang kita tunggu, sebagai mantan Panglima, Meraka pasti sangat paham memetakan kekuatan lawan dan strategi apa yang pas digunakan," tutur dia.
Seperti diketahui, Jenderal (Purn) Djoko Santoso dipilih menjadi Ketua Tim Pemenangan Paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang. Di kubu calon petahana, Jenderal (Purn) Moeldoko nampaknya cocok menjadi penyeimbang. Moeldoko dipilih mengisi jabatan Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK). (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Lebih dari 130 Peserta Ramaikan PEVS 2025, Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik Nasional
Investasi di Jabar Diganggu Ormas Berbentuk Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja!
Moeldoko Pastikan Hadir di Sidang Kabinet Paripurna Perdana di IKN
Kemenkes: Kratom Tak Masuk Jenis Narkotika
Ulang Tahun ke-63, Jokowi Didoakan Jadi Warisan untuk Indonesia
Istana Yakin KPK Punya Pertimbangan Periksa Hasto dalam Kasus Harun Masiku
Moeldoko Sebut PEVS 2024 Pameran Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara
Moeldoko Minta Kenaikan Pangkat Prabowo Tidak Perlu Jadi Polemik
Moeldoko Salaman dengan AHY di Istana, Demokrat Sebut Konsekuensi Logis
Moeldoko Ungkap Isi Pembicaraanya dengan AHY di Istana Negara