Kecantikan

Unjuk Bibir Maksimal dengan Lip Balm

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 Juni 2022
Unjuk Bibir Maksimal dengan Lip Balm

Pakai lip balm untuk unjuk bibir maksimal. (foto: pexels-sam-lion)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT melepas masker di tempat terbuka telah diperbolehkan, inilah saatnya kembali memperhatikan bibir. Ya, bagian wajah yang sempat terlupakan karena pemakaian masker ini akan kembali menjadi perhatian kamu dalam rutinitas perawatan wajah.

Jika saat memakai masker kamu enggak ambil pusing dengan bibir kering dan pecah-pecah, kini tak lagi. Bibir sehat terawat dan lembap wajib kamu miliki agar unjuk bibir makin maksimal.

BACA JUGA:

Kiat Memulai Gaya Hidup Sehat Ala Luna Maya

Demi mendapatkan bibir sehat antikering nan tak pecah-pecah, kamu bisa banget memanfaatkan produk lip balm. Lip balm merupakan produk yang dibuat untuk membantu melembapkan bibir. Pelembap khusus bibir ini umumnya dibuat dari lilin, mulai dari lilin lebah, lilin carnauba, atau bahan yang serupa. Selain itu, ada pula bahan tambahan seperti petroleum jelly, shea butter, serta vitamin C dan E.

lip balm
Lip balm dibuat dari lilin, mulai dari lilin lebah hingga lilin carnauba. (foto: pexels-antoni-shkraba)

Lip balm bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit bibir. Semua itu berkat bahan baku lilin pada lip balm. Zat pelembapnya akan mengunci cairan yang tersisa pada lapisan bibir sehingga menjaganya dari kekeringan. Bibir kering, pada level yang parah, bisa berubah menjadi pecah-pecah. Kondisi itu rentan membuat bibir robek, luka, dan infeksi. Dengan mengoleskan lip balm secara rutin, kamu bisa mencegah hilangnya kelembapan dari bibir. Dengan begitu, kulit bibir memiliki kesempatan untuk pulih.

Selain menjaga bibir tetap lembap, lip balm juga bisa melindungi bibir dari efek sinar matahari. Banyak produk lip balm kini mengandung SPF 30 atau lebih. Lip balm mengandung SPF juga dapat melindungi bibir dari risiko kering dan pecah-pecah. Dobel manfaat tuh.

Sementara itu, lip balm yang punya kandungan vitamin bisa amat baik untuk melindungi bibir dari efek radikal bebas. Lip balm dengan kandungan vitamin C misalnya. Kandungan vitamin C pada lip balm akan merangsang produksi kolagen yang penting untuk bibir.

BACA JUGA:

Wajah Makin Cantik dengan Foundation Brush Stylish

Seperti dilansir Hellosehat, beberapa produk lip balm bahkan mengandung asam hialuronat dan dipalmitoyl. Kedua bahan tersebut terkenal dengan fungsinya dalam mengurangi kerutan di sekitar tepi bibir serta membantu membuat tampilan bibir lebih tebal dan berisi.

Meski secara umum bahan-bahan dalam lip balm bermanfaat untuk bibir lebih sehat, ada baiknya kamu tetap cermat dalam memilih produk. Perhatikan komposisi bahan lip balm. Hindari bahan-bahan yang dapat memicu reaksi alergi pada tubuh. Oleh karena itu, saat mencoba produk baru, oleskan sedikit pada bibir terlebih dulu untuk melihat apakah ada reaksi alergi.

Selain itu, hindari lip balm mengandung fenol, mentol, dan asam salisilat. Bahan-bahan itu bisa membuat bibir semakin kering dan menimbulkan kesemutan. Hindari pula lip balm yang mengandung pewangi atau penambah rasa. Agar aman, pilihlah produk yang mengandung petroleum jelly (petrolatum) dan SPF 30.

lip balm
Oleskan lip balm setiap beberapa jam. (Foto: pexels-burst)

Hal penting lain yang harus kamu ingat yakni hindari menjilati bibir saat menggunakan lip balm. Hal itu malah akan membuat bibir makin kering. Air liur yang menempel pada permukaan bibir akan menguap dan membawa serta sejumlah minyak alami bibir. Makin sering kamu menjilati bibir, makin banyak minyak alami pelindung bibir yang ikut terangkat.

Agar lip balm kamu bekerja maksimal menjaga bibir tetap cantik dan lembap, oleskan produk seperlunya setiap beberapa jam sekali.(dwi)

BACA JUGA:

Mikroorganisme Berkembang di Rambut Basah

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan