MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan hari ini Pemerintah Provinsi DKI gagal uji coba underpass Matraman. Penundaan karena perlu mengkaji beberapa hal sebelum benar-benar melaksanakan uji coba.
Pria yang akrab dipanggil Sandi ini mengatakan pembatalan tersebut sudah dilaporkan oleh Kepala Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faisal
"Ada sebuah rekayasa lalu lintas yang perlu disosialisasikan karena nanti di RSCM itu padat dan selama ini ada penumpukan di situ. Jadi sekarang (Jalan) Proklamasi akan dibuat dua arah. Dan bagian daripada rekayasa lalu lintas itu harus disosialisasikan," ujar Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Namun mantan Ketua HIPMI ini memastikan pada hari Jumat (6/4) nanti underpass Matraman sudah dibuka untuk uji coba. Hal itu karena mementingkan keselamatan pengendara serta tak membuat para pengendara kebingungungan lantaran tidak adanya sosialisasi.
"Jadi Pak Yusmada bilang akan tertunda 1-2 hari lagi, saya bilang jangan dikhawatirkan, yang penting safety nomor satu, sosialisasi dulu. Tapi pengerjaan-pengerjaan itu sudah selesai markanya juga sudah selesai. Untuk signed-nya juga sudah selesai. Tinggal sosialisasi dan koordinasi dengan Dishub dan Dirlantas. Kita jangan sampai terburu-buru dan akhirnya banyak pengguna jalan bingung," ungkapnya.
Perlu diketahui, sebelumnya pemprov DKI Jakarta akan mengujicobakan underpass Matraman pada hari senin (2/4/) kemarin namun hal tersebut urung dilakukan karena perlu sosialisasi lebih kepada pengendara. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Tinjau Underpass Matraman, Sandiaga: Ini Layak Diapresiasi, 1 April Diuji Coba