Uji Kir Bus ALS Kecelakaan Maut Padang Panjang Mau Habis, Tinggal 9 Hari Lagi
Bus ALS sedang dievakuasi oleh gabungan petugas di Padang Panjang. Pada kecelakaan itu menyebabkan 12 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka, Selasa (6/5/2025). ANTARA/Isril.
MerahPutih.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turut diterjunkan dalam penyelidikan penyebab kecelakaan maut bus Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kota Padang Panjang yang mengakibatkan 12 orang penumpangnya meninggal dunia.
Bus ALS rute Medan-Bekasi dengan nomor polisi B 7152 FGA itu jatuh terguling di kawasan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, tadi pagi pukul 08.15 WIB.
"Saat ini Ditjen Hubdat (Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan setempat dan KNKT untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (6/5).
Baca juga:
Kecelakaan Bus Lintas Sumatra Tewaskan 12 Penumpang, Sopir dan Kernet Bus Selamat
Atas insiden itu, Kemenhub menyatakan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan yang menewaskan belasan penumpang bus. Berdasarkan hasil pemeriksaan pada Aplikasi Mitra Darat, ditemukan Bus ALS tersebut tidak memiliki izin operasi.
Adapun, untuk masa uji berkala atau KIR busa itu berlaku hingga 14 Mei 2025, alias habis masa kedaluwarsanya dalam 9 hari lagi. "Saat ini Petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi," tandas pejabat setingkat eselon satu di Kemenhub itu, dikutip Antara.
Tercatat, kecelakaan bus maut itu menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dan 23 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas dibawa ke RSUD Padang Panjang, sementara korban luka sebagian dirawat di RS Ibnu Sina. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Jenguk Korban Kecelakaan Mobil SPPG, Prabowo Janji Traktir Makan Bubur Ayam
Dijenguk Prabowo, Begini Kondisi Guru dan Siswa SDN 01 Kalibaru yang Ditabrak Mobil SPPG
4 Orang Meninggal di Dalam Mobil Saat di Tol Tegal, Polisi Tunggu Hasil Forensik
Pemprov DKI Diminta Terapkan Aturan Mobil Masuk Sekolah Buntut Mobil MBG Seruduk Siswa SDN Kalibaru 01
Olah TKP Mobil MBG 'Seruduk' Siswa SDN Kalibaru 01 Libatkan Dua Direktorat Sekaligus, Apa Tujuannya?