Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

UEFA Kasih 'Lampu Hijau' Kompetisi Liga di Eropa Tak Diselesaikan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2020
UEFA Kasih 'Lampu Hijau' Kompetisi Liga di Eropa Tak Diselesaikan

Kompetisi sepak bola Eropa membuat pemainnya memiliki jadwal sangat padat. (Foto: Unsplash/Mario Klassen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan sepak bola Eropa, UEFA akhirnya melunak dan mengizinkan kompetisi liga dan piala domestik negara-negara anggotanya tak dirampungkan di tengah pandemi COVID-19 yang masih mengancam.

Sikap itu diumumkan UEFA selepas rapat virtual jajaran komite eksekutif pada Kamis (23/4). Hal itu menggugurkan kekhawatiran negara-negara yang kompetisi domestiknya tak dirampungkan di atas lapangan bakal terancam tak bisa ikut ambil bagian ke turnamen antarklub level Eropa.

Baca Juga

Ledakan COVID-19 di Inggris Terjadi Saat Liverpool vs Atletico Madrid?

Menurut UEFA skenario paling ideal memang melanjutkan kompetisi domestik hingga rampung secara normal di atas lapangan dalam format asli sembari menentukan klub-klub yang berhak tampil di Eropa.

Jika tak memungkinkan, karena keterbatasan waktu, UEFA mengusulkan pula kompetisi domestik diselesaikan dengan format yang berbeda tapi tetap ditentukan di atas lapangan.

Akan tetapi, jika sudah ditempuh upaya maksimal dan tetap tidak memungkinkan kompetisi dirampungkan di atas lapangan, UEFA menyadari ada beberapa negara anggota yang harus menghentikan kompetisi domestiknya tetapi harus memenuhi dua alasan yakni aturan pemerintah dan ancaman krisis finansial.

bola
Atlet sepak bola profesional Eropa tak memiliki jadwal istirahat yang cukup. (Foto: Unsplash/Jannik Skorna)

Kedua alasan tersebut mewakili setidaknya nasib kompetisi-kompetisi domestik di Belanda dan Belgia.

Belgia sejak beberapa pekan lalu sudah mengumumkan penghentian Liga Pro Jupiler serta piala domestik mereka dengan dasar desakan dari pihak klub yang kuatir akan kondisi keuangan jika kompetisi dipaksakan berlanjut.

Sedangkan di Belanda, Eredivisie praktis selesai menyusul pernyataan Perdana Menteri Mark Rutte yang memperpanjang masa karantina wilayah (lockdown) hingga 1 September, yang praktis melarang kegiatan umum baik dengan atau tanpa penonton termasuk pertandingan olahraga.

Baca juga:

Tom Hanks dan Istri Pulang ke AS, Sudah Sembuh Dari Corona?

Guna mengakomodasi para anggota yang kompetisi domestiknya tak rampung, UEFA menyarankan penentuan wakil untuk ke kompetisi Eropa tetap berdasar prinsip-prinsip obyektif, transparan dan nondiskriminatif.

Di sisi lain, sebagaimana dikutip Antara, UEFA menyatakan mereka punya hak untuk menolak keikutsertaan klub-klub wakil negara yang kompetisi domestiknya tidak rampung jika dirasa penunjukan tidak memenuhi prasyarat yang sudah disampaikan. (*)

#UEFA #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
UEFA Hukum 4 Klub Premier League, Aston Villa Paling Telak Kena Denda
Hukuman finansial ini bervariasi tergantung tingkat keparahan pelanggaran masing-masing tim
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
UEFA Hukum 4 Klub Premier League, Aston Villa Paling Telak Kena Denda
Olahraga
Kasus Negreira Memanas! Real Madrid Serahkan Bukti Baru soal Barcelona ke UEFA
Real Madrid kembali menyerahkan berkas baru kasus Negreira ke UEFA. Barcelona pun terancam didepak dari Liga Champions.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Kasus Negreira Memanas! Real Madrid Serahkan Bukti Baru soal Barcelona ke UEFA
Olahraga
Sindir Format Baru FIFA, Presiden UEFA Sukses Bikin Sakit Hati 13 Federasi
13 federasi sepak bola langsung membantah keras opini miring tersebut lewat unggahan resmi
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Sindir Format Baru FIFA, Presiden UEFA Sukses Bikin Sakit Hati 13 Federasi
Olahraga
UEFA Ubah Format Kualifikasi Piala Dunia 2030, Mirip Sistem di Liga Champions
UEFA mengubah format kualifikasi Piala Dunia 2030. Format baru itu mengikuti sistem di Liga Champions.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
UEFA Ubah Format Kualifikasi Piala Dunia 2030, Mirip Sistem di Liga Champions
Olahraga
Format Baru Nations League dan Kualifikasi Kejuaraan Eropa: Pembagian Grup, Sistem Pertandingan Hingga Status Tuan Rumah
Kendati demikian, UEFA tetap mempertahankan fase perempat final, Final Four, serta babak play-off promosi-degradasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Format Baru Nations League dan Kualifikasi Kejuaraan Eropa: Pembagian Grup, Sistem Pertandingan Hingga Status Tuan Rumah
Olahraga
Barcelona Didenda Rp 461 Juta oleh UEFA, Gara-gara Telat Masuk hingga Ulah Suporter
Barcelona didenda UEFA senilai Rp 461 juta. Hal itu diakibatkan laga panas perempat final Liga Champions 2025/26 melawan Atletico Madrid.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Barcelona Didenda Rp 461 Juta oleh UEFA, Gara-gara Telat Masuk hingga Ulah Suporter
Olahraga
Daniel Siebert Jadi Wasit Arsenal vs PSG di Final Liga Champions 2025/26, Pernah Bikin Kontroversi?
Daniel Siebert ditunjuk jadi wasit Arsenal vs PSG di final Liga Champions 2025/26. Ia pernah memimpin di semifinal kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Daniel Siebert Jadi Wasit Arsenal vs PSG di Final Liga Champions 2025/26, Pernah Bikin Kontroversi?
Olahraga
UEFA Ubah Jam Final Liga Champions 2025/26, Arsenal Jadi 'Kelinci Percobaan' Pertama
UEFA mengubah jam final Liga Champions 2025/26. Arsenal menjadi tim pertama yang merasakan format baru tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
UEFA Ubah Jam Final Liga Champions 2025/26, Arsenal Jadi 'Kelinci Percobaan' Pertama
Olahraga
Arsenal Protes Kondisi Lapangan Atletico Madrid, Minta UEFA Lakukan Pengecekan
Arsenal mengeluhkan kondisi lapangan Atletico Madrid menjelang laga. UEFA pun diminta untuk mengukur lapangan tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
Arsenal Protes Kondisi Lapangan Atletico Madrid, Minta UEFA Lakukan Pengecekan
Olahraga
UEFA Ultimatum FIGC Segera Singkirkan Politik dari Sepak Bola, Awal Kiamat Serie A?
Kehilangan pendapatan dari hak siar dan bonus kompetisi Eropa akan menghancurkan struktur keuangan klub-klub besar Italia yang selama ini bergantung pada dana segar dari UEFA
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
UEFA Ultimatum FIGC Segera Singkirkan Politik dari Sepak Bola, Awal Kiamat Serie A?
Bagikan