Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sindir Format Baru FIFA, Presiden UEFA Sukses Bikin Sakit Hati 13 Federasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Sindir Format Baru FIFA, Presiden UEFA Sukses Bikin Sakit Hati 13 Federasi

Presiden UEFA Aleksander Ceferin (UEFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengenai format baru Piala Dunia memicu gelombang protes keras dari berbagai belahan dunia.

13 federasi sepak bola asal Afrika, Karibia, hingga Asia Tengah resmi mengeluarkan pernyataan bersama demi mengecam kritik sepihak tersebut. Mereka menilai pandangan Ceferin melukai jutaan pencinta sepak bola global.

Baca juga:

Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1

Kecaman ini bermula saat Ceferin mengkritik perluasan format baru Piala Dunia. Pemimpin otoritas sepak bola Eropa tersebut mengklaim banyak laga kualifikasi kini berjalan tidak menarik lagi.

Mimpi Sejarah dan Harga Diri Bangsa

13 federasi sepak bola langsung membantah keras opini miring tersebut lewat unggahan resmi. Mereka menegaskan tiap laga memiliki nilai sakral tersendiri bagi negara berkembang.

"Bagi negara-negara kami, tidak ada pertandingan Piala Dunia FIFA tidak penting. Lolos ke Piala Dunia FIFA merupakan pencapaian bersejarah dan perwujudan mimpi diwariskan dari generasi ke generasi,” bunyi pernyataan bersama melalui akun X Federasi Sepak Bola Maroko, Senin (15/6).

Aksi solidaritas ini mendapat tanda tangan resmi dari federasi sepak bola Senegal, Tanjung Verde, Curacao, Uzbekistan, Kongo, Haiti, Aljazair, Tunisia, Maroko, Mesir, Ghana, Pantai Gading, dan Afrika Selatan. Koalisi besar ini menganggap tudingan Ceferin menafikan pengorbanan para pemain, pelatih, klub, pengurus, hingga miliaran suporter di seluruh dunia.

Setiap tiket menuju putaran final lahir dari investasi besar, perencanaan matang, serta kerja keras bertahun-tahun. Komunitas global menempatkan tim nasional sebagai simbol kebanggaan, harapan, sekaligus pemersatu masyarakat.

Sepak Bola Milik Dunia, Bukan Cuma Eropa

Koalisi lintas benua ini turut mengingatkan UEFA bahwa sepak bola berstatus olahraga global. Hak kepemilikan olahraga ini berada di tangan seluruh dunia, bukan cuma milik segelintir kelompok atau pengambil keputusan tertentu saja.

“Piala Dunia FIFA adalah kompetisi sepak bola terbesar di dunia justru karena mempertemukan budaya, sejarah, dan perjalanan sepak bola berbeda-beda,” tegas koalisi tersebut.

Bagi banyak negara, keberhasilan menembus putaran final terbukti sukses menginspirasi generasi muda, mempercepat perkembangan sepak bola domestik, dan mengukir sejarah abadi.

Baca juga:

Prediksi Susunan Pemain Swedia vs Tunisia: Duel Ketat yang Bisa Tentukan Nasib Grup F Piala Dunia 2026

Mengakhiri protes keras tersebut, seluruh federasi menuntut penghormatan setara terhadap setiap negara kontestan tanpa memandang asal wilayah.

“Setiap negara lolos pantas mendapatkan rasa hormat. Setiap tim lolos berdasarkan prestasi. Setiap pertandingan memiliki arti,” tutup pernyataan bersama tersebut.

#UEFA #Piala Dunia #Piala Dunia 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Olahraga
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Roberto Mancini kembali ke Timnas Italia dengan harapan besar.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Olahraga
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Sebelumnya, sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Liga-Liga Eropa, menyatakan penolakan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Olahraga
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
IFAB mengumumkan VAR disalahgunakan saat laga Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026. Kartu merah Breel Embolo dinyatakan salah, menambah kontroversi teknologi VAR.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Olahraga
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Laporan evaluasi penampilan pemain menunjukkan penurunan performa drastis akibat minimnya menit bermain hingga masalah cedera fisik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Olahraga
FIFA Rilis 11 Pemain Paling Mentereng Piala Dunia 2026, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Masuk Line Up
Pemilihan komposisi pemain ini memicu perdebatan sengit publik sepak bola sejagat, terutama pada posisi penjaga gawang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Rilis 11 Pemain Paling Mentereng Piala Dunia 2026, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Masuk Line Up
Olahraga
Ucapan Lionel Messi sebelum Final Piala Dunia 2026 Diperdebatkan, Ternyata Begini Faktanya
Ucapan Lionel Messi sebelum final Piala Dunia 2026 viral. Namun, kini faktanya sudah terbongkar.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Ucapan Lionel Messi sebelum Final Piala Dunia 2026 Diperdebatkan, Ternyata Begini Faktanya
Bagikan