Uchok Sky Khadafi: Satu Tahun Pimpin Jakarta Ahok Minim Prestasi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 19 Oktober 2015
Uchok Sky Khadafi: Satu Tahun Pimpin Jakarta Ahok Minim Prestasi

Uchok Sky Khadafi (Foto: MP/Fachruddin Chalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Pengamat kebijakan publik dan tata kota Uchok Sky Khadafi mengkritisi kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau biasa disapa Ahok selama setahun memimpin Jakarta, saat ditemui merahputih.com di lobi gedung DPRD DKI, Senin, (19/10).

Menurut Uchok Sky Khadafi yang merupakan Direktur Center for Budget Analysis (CBA) ini, Gubernur Ahok tidak memiliki prestasi yang signifikan. Kerja Ahok hanya membuat pencitraan dan kegaduhan.

Minimnya prestasi Ahok dilihat dari penyerapan anggaran yang hanya 20 persen pada 2015 ini. Selain itu, penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) untuk membangun Jakarta dinilai sebagai sebuah kesalahan. Menurutnya, jika Jakarta dibangun dengan anggaran CSR maka Jakarta adalah milik perusahaan-perusahaan yang menginvestasikan uangnya melalui dana CSR tersebut.

"Prestasinya minim, kalau diukur dari APBD penyerapan anggarannya hanya 20 persen. Kalau ingin melihat bentuk fisik di lapangan, atau untuk membantu masyarakat itu bisa dilihat dari anggaran yang dialokasikan. Tidak bisa dilihat dengan menggunakan anggaran CSR, karena SCR itu bukan APBD rakyat, CSR itu punya perusahaan. Kalau DKI dibangun bagus dengan CSR, nanti Jakarta punya pengusaha semua, yang bagus ya perusahaan itu, bukan pemprovnya (pemerintah provinsi)," ujar Uchok.

Bila masyarakat menilai pembangunan rumah susun (rusun) dan penggusuran lahan milik warga disebut sebagai prestasi Ahok, Ucok menyampaikan bahwa pembangunan rusun-rusun tersebut tidak sepenuhnya menggunakan dana APBD melainkan ada juga dana dari Kementerian Perumahan Rakyat.

"Ahok itu melihat ada peluang pemerintah pusat membangun rumah susun, maka di situ kesempatan Ahok untuk menggusur. Kan rusun yang di Kampung Melayu itu ada dana dari kementerian perumahan juga. Ya kalau pengen gusur dan bikin rusun, jangan cuma dikasih rakyat dong, suruh Ahok tinggal di rumah susun, kemudian bongkar rumahnya yang di Pluit itu. Mau engga dia dari hidup mewah, nyaman terus hidup di rumah susun. Jangan cuma banyak ngomong," tegas Uchok.

Wacana Uchok untuk membongkar rumah Ahok di bilangan Pluit, Jakarta Utara juga disampaikan Uchok sebagai sebuah sikap tegas. Lantaran tanah yang digunakan sebagai bangunan perumahan di Pluit itu seharusnya diproyeksikan sebagai hutan lindung dan kawasan penyerapan air. (aka)

 

Baca Juga:

  1. Ahok Ditegur Ketua DPRD DKI Soal Pungutan Retribusi Parkiran
  2. DPRD Jakarta Beri Rapor Merah untuk Ahok
  3. Ahok Janji Ubah Taman BMW Seperti Victoria Park
  4. Ikuti Jejak Ahok, Pendukung Ichsanuddin Noorsy Kumpulkan KTP
  5. Gelar Rapim, Ahok Bahas Percepatan Pembangunan Rusun
#Gubernur DKI Jakarta #Gubernur Ahok #Uchok Sky Khadafi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan