Ubisoft Pastikan Canon Mode di Assassin’s Creed Shadows Tidak Bisa Dinonaktifkan
Assassin's Creed Shadows. (Foto: Too Much Gaming)
MerahPutih.com - Ubisoft akhirnya menjawab permintaan para penggemar dengan membawa Assassin’s Creed ke era feodal Jepang melalui Assassin’s Creed Shadows. Game ini menghadirkan berbagai fitur baru yang menarik, salah satunya Canon Mode—fitur yang bisa mengubah cara pemain menikmati cerita.
Dengan mengaktifkan Canon Mode, pemain tidak bisa memilih dialog dan hanya akan mengikuti alur cerita resmi yang telah ditetapkan Ubisoft. Fitur ini cocok bagi mereka yang ingin merasakan kisah Assassin’s Creed Shadows seperti yang dirancang tanpa ada perubahan akibat pilihan dialog.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan: sekali Canon Mode diaktifkan, tidak ada jalan untuk mematikannya. Ubisoft menegaskan bahwa fitur ini bersifat permanen sepanjang permainan, kecuali pemain memulai ulang dengan save baru.
Meski begitu, fitur ini tidak berpengaruh pada tingkat kesulitan dan pemain tetap bisa berganti antara dua karakter utama di dunia terbuka.
Baca juga:
Peluncuran Assassin's Creed Shadows Ditunda, Katanya Sih Biar Performa Game Makin Ciamik
Bagi yang ingin pengalaman autentik tanpa intervensi pilihan dialog, Canon Mode bisa jadi opsi menarik—asal siap berkomitmen sejak awal. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme