Game

Ubisoft akan Dicaplok Dua Ekuitas?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 19 Mei 2022
Ubisoft akan Dicaplok Dua Ekuitas?

Bisa jadi sebentar lagi Ubisoft akan diakuisisi. (Foto: Ubisoft Store)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI pemburu yang melihat mangsanya, dua ekuitas yakni Blackstone Inc. dan KKR & Co, tengah mengelilingi perusahaan gim Ubisoft untuk mengakuisisi, demikian Blooomberg menuliskan. Rumor memang mengatakan bahwa Ubisoft akan dijual akibat harga saham yang tidak kunjung bergerak naik.

Seperti yang dikutip dari laman Kotaku, dana yang diperoleh dari saham dapat digunakan oleh Ubisoft untuk memproduksi gim yang akan mereka garap. Bisa jadi dua ekuitas itu dapat menyingkirkan masalah pendanaan tersebut.

Baca Juga:

Fitur 'Voice to Text' Siap Maksimalkan 'Live Streaming' PlayStation

gim
Project Q merupakan game battle arena dari Ubisoft. (Foto: Ubisoft)

Entah memang hendak dijual atau tidak, mereka masih adem ayem saja, belum memulai negosiasi yang lebih serius untuk siap diambil alih oleh dua ekuitas itu. Di sisi lain Ubisoft memiliki konsultan finansial yang memberikan gambaran akuisisi bila memang terjadi.

Permasalahan akuisisi bukan hal yanga sing dalam dunia developer gim. Ini berhubungan dengan besarnya dana dalam menggarap satu proyek gim.

Sudah banyak akuisisi yang terjadi di dunia gim. Seperti developer Grand Theft Auto, Take-Two yang telah membeli Zinga. Kemudian Sony membeli Bungie, lalu Microsoft mendapatkan Activision Blizzard.

Berbeda dengan EA yang membuka jaring ikannya demi mendapatkan waralaba lainnya untuk hadir di studionya sejak awal 2022 ini. Bahkan EA ingin membuat developer di balik seri gim FIFA menjadi danau besar dimana 'ikan besar yang akan memangsa ikan kecil'.

Baca Juga:

Hal-Hal yang Bikin Remaja Larut dalam Gim Daring

gim
Ubisoft diketahui tengah melepaskan DLC terbaru Assassin's Creed Valhalla sebagai gim tersendiri. (Foto: Ubisoft)

Ubisoft sepertinya mencoba untuk membantah bila studionya akan dibeli oleh orang lain. CFO Ubisoft Frederick Duguet mengatakan bahwa mereka tidak mendapatkan tawaran dari perusahaan manapun. Begitu juga CEO dari Ubisoft Yves Guillemot tidak akan mengkonfirmasi hal tersebut. Namun dia tidak membantah juga bila ada potensi besar pembeli akan siap mengambil alih Ubisoft.

Berkaca ke belakang, banyak peristiwa yang terjadi selama 35 tahun Ubisoft. Seperti pendanaan yang didapat dari Tencent pada 2018 yang mampu membuat Ubisoft tetap berdiri. Kemudian permasalahan nepotisme keluarga Guillemot di Ubisoft. Adapula permasalahan internal termasuk pelecehan seksual di tempat kerja pada 2020 lalu.

Pada lapisan luar, Ubisoft diketahui tengah melepaskan DLC terbaru Assassin's Creed Valhalla sebagai gim tersendiri. Agaknya mereka ingin membuang kepusingan dibandingkan mengurus permasalahan pada gim yang baru dirilis selama 18 bulan. Tapi di sisi lain, gim seperti Far Cry, Ghost Recon, dan gim Assassin's Creed lainnya, masih tetap berjalan sebagaimana mestinya. (dnz)

Baca Juga:

'Need for Speed' Terbaru Digarap Criterion dan Codemasters

#Game #Video Game #Game Developer
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan