Merawat Ingat

UAE Tangguhkan Penerbangan dari Indonesia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 11 Juli 2022
UAE Tangguhkan Penerbangan dari Indonesia

Penumpang transit dari Indonesia masih diperbolehkan mendarat di UAE. (Foto: Pixabay/rauschenberger)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANGGAL 11 Juli 2021, Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan bahwa seluruh penerbangan dari Indonesia akan ditangguhkan. Penangguhan penerbangan itu diberlakukan karena Indonesia mengalami krisis kesehatan, akibat gelombang Virus Corona varian Delta yang kian mengganas.

Larangan ini bukan hanya untuk Indonesia saja. Uni Emirat Arab pun menangguhkan penerbangan dari Afghanistan. Warga negara UAE dilarang bepergian ke Indonesia dan Afghanistan. Seperti yang dikutip dari Gulf News, penerbangan transit ke UAE dan menuju kedua negara tersebut dibebaskan dari pengguhan, namun penumpang transit dari Indonesia dan Afghanistan dilarang keluar dari bandara.

Baca Juga:

Telaga Tunggal, Sumur Minyak Pertama di Indonesia

pesawat
UAE menangguhkan penerbangan dari Indonesia karena pandemi. (Foto: Pexels/Tanathip Rattanatum)

Mengenai hal itu, Otoritas Manajemen Bencana serta Krisis Darurat Nasional UAE menjelaskan, bahwa pelarangan tersebut tidak berlaku bagi sejumlah penumpang. Mereka dibebaskan dari penangguhan dan diizinkan kembali ke UAE. Adapun orang-orang yang 'dikecualikan' dari pelanggaran tersebut, yakni warga negara UAE dan keluarga mereka, para pekerja misi diplomatik UAE, seperti para staf yang bekerja di kedutaan. Kemudian, para delegasi resmi serta para pengusaha dengan persetujuan sebelumnya, dan para pekerja di sektor esensial.

Tapi, para orang-orang yang 'dikecualikan' dari pelanggaran tersebut, mereka terlebih dahulu harus menjalani karantina selama 10 hari. Selain itu mereka pun harus menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di bandara saat kedatangan, tepatnya pada hari ke-4 dan ke-8 setelah memasuki Uni Emirat Arab. Tes PCR nya pun dibatasi hingga 48 jam, dan seluruh tes PCR harus dilakukan di laboratorium terakreditasi yang mengeluarkan hasil tes dengan kode QR. (Ryn)

Baca Juga:

Tragedi Garuda Indonesia Terbakar Terbelah Tiga di Fukuoka Jepang

#Merawat Ingat #Uni Emirat Arab #Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
AirAsia Batalkan Sejumlah Penerbangan dari dan ke Jakarta, Ini 4 Pilihan SRO bagi Penumpang
Selain pembatalan dan perubahan jadwal, AirAsia menyediakan Service Recovery Options (SRO) bagi penumpang yang terdampak.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
AirAsia Batalkan Sejumlah Penerbangan dari dan ke Jakarta, Ini 4 Pilihan SRO bagi Penumpang
Indonesia
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Sebanyak 7 bandara ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali ditutup pada Senin (7/9). Penutupan dilakukan hingga 18.00 WIB.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Indonesia
Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan
Keputusan menggunakan bandara alternatif tetap berada pada masing-masing maskapai, sedangkan penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara pengganti atau membatalkan penerbangannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Kemenhub belum membuka sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 467 penerbangan terdampak, termasuk 409 domestik.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Indonesia
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Sejumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta mendapat pemeriksaan kesehatan, masker, vitamin, makanan dan minuman di tengah delay penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Indonesia
Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan, 15 Rute Soekarno-Hatta-Kualanamu Batal
Berdasarkan data penerbangan pada 1 September 2026, sebanyak 5.350 penumpang diperkirakan terdampak akibat gangguan operasional tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan, 15 Rute Soekarno-Hatta-Kualanamu Batal
Indonesia
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia memastikan pencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam Sidang Luar Biasa ke-43 Majelis ICAO di Montreal, Kanada, 19–20 November 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Bagikan