UAE Tangguhkan Penerbangan dari Indonesia
Penumpang transit dari Indonesia masih diperbolehkan mendarat di UAE. (Foto: Pixabay/rauschenberger)
TANGGAL 11 Juli 2021, Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan bahwa seluruh penerbangan dari Indonesia akan ditangguhkan. Penangguhan penerbangan itu diberlakukan karena Indonesia mengalami krisis kesehatan, akibat gelombang Virus Corona varian Delta yang kian mengganas.
Larangan ini bukan hanya untuk Indonesia saja. Uni Emirat Arab pun menangguhkan penerbangan dari Afghanistan. Warga negara UAE dilarang bepergian ke Indonesia dan Afghanistan. Seperti yang dikutip dari Gulf News, penerbangan transit ke UAE dan menuju kedua negara tersebut dibebaskan dari pengguhan, namun penumpang transit dari Indonesia dan Afghanistan dilarang keluar dari bandara.
Baca Juga:
Telaga Tunggal, Sumur Minyak Pertama di Indonesia
Mengenai hal itu, Otoritas Manajemen Bencana serta Krisis Darurat Nasional UAE menjelaskan, bahwa pelarangan tersebut tidak berlaku bagi sejumlah penumpang. Mereka dibebaskan dari penangguhan dan diizinkan kembali ke UAE. Adapun orang-orang yang 'dikecualikan' dari pelanggaran tersebut, yakni warga negara UAE dan keluarga mereka, para pekerja misi diplomatik UAE, seperti para staf yang bekerja di kedutaan. Kemudian, para delegasi resmi serta para pengusaha dengan persetujuan sebelumnya, dan para pekerja di sektor esensial.
Tapi, para orang-orang yang 'dikecualikan' dari pelanggaran tersebut, mereka terlebih dahulu harus menjalani karantina selama 10 hari. Selain itu mereka pun harus menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di bandara saat kedatangan, tepatnya pada hari ke-4 dan ke-8 setelah memasuki Uni Emirat Arab. Tes PCR nya pun dibatasi hingga 48 jam, dan seluruh tes PCR harus dilakukan di laboratorium terakreditasi yang mengeluarkan hasil tes dengan kode QR. (Ryn)
Baca Juga:
Tragedi Garuda Indonesia Terbakar Terbelah Tiga di Fukuoka Jepang
Bagikan
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Gelapan Ditanya Pendidikan, Pramugari ‘Gadungan’ Batik Air Tertangkap Basah
Jalur Udara Kualanamu-Rembele Sudah Dibuka, DPR Dorong Pemulihan dan Konektivitas di Aceh Tengah
Rute Kualanamu–Rembele Diresmikan, Vital untuk Transportasi Udara Pascabencana
Jalur Darat Terputus, Komisi V DPR Dorong Pembukaan Penerbangan Bandara Rembele Aceh
Seluruh Armada Airbus A320 di Indonesia Rampungkan Pembaruan Software ELAC
DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Operasional Bandara di Morowali, Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Presiden Prabowo Resmikan RS KEI, Sebut Buah Inisiatif Jokowi dan Hibah UEA
Jangan Lupa, Mulai Hari Ini Sriwijaya Air & NAM Air Rute Domestik Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta
Pergerakan Pesawat Saat Nataru 76.972 Penerbangan, AirNav Siaga 24 Jam