TuneCore Buka Ekosistem Penuh Cuan untuk Musisi
TuneCore ingin hadirkan ekosistem tanpa batas bagi musisi. (Foto: TuneCore)
TUNECORE, distributor musik digital independen, mengumumkan perubahan penting dalam praktek bisnisnya. Paket harga baru untuk rilisan tak terbatas dari label atau artis yang ingin bekerjasama dengan mereka.
Sebelumnya, TuneCrore dikenal luas sebagai perusahaan yang mempermudah akses distribusi musik untuk para musisi independen di seluruh penjuru dunia. Salah satu inovasi revolusionernya adalah biaya tetap untuk masing-masing rilisan yang dikenakan pada musisi dalam kurun waktu tertentu.
Menanggapi tren musik yang berubah seiring perkembangan zaman. TuneCore melihat adanya pergeseran pada budaya menciptakan musik. Musisi yang tadinya membuat beberapa EP atau satu album penuh dalam setahun, kini menjadi lebih sering merilis single dan teratur mengulang proses tersebut.
Baca juga:
Spotify Umumkan Musisi 'Rising Star' Indonesia
Tentu langkah itu kerap dilakukan musisi agar namanya kian dikenal dan semakin eksis di industri musik. TuneCore merespon dengan strategi bisnis baru. Program TuneCore's Unlimited pun diluncurkan untuk memfasilitasi kreativitas tak terbatas para musisi.
Kini musisi bisa dengan konstan dan lebih mudah mengakses TuneCore sekaligus memegang kendali dalam merilis sebanyak mungkin single dan album tanpa harus khawatir dihantui biaya yang membengkak.
Ada beberapa paket dalam program baru itu. Misalnya paling dasar, paket gratis, memberikan kemudahan bagi musisi untuk memasukkan musik mereka langsung ke perpustakaan musik di berbagai macam platform media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube.
Baca juga:
Layanan Streaming Musik Menyelamatkan Industri Musik
Musisi bisa langsung berpotensi mendapatkan keuntungan begitu karya diunggah ke berbagai platform tersebut. Kemudian seiring meningkatnya popularitas karya dan reputasi musisi, mereka juga bisa menapaki langkah selanjutnya untuk menyusun rencana agar lebih berkembang.
Andreea Gleeson, Chief Executive Officer (CEO) TuneCore menjelaskan, bahwa pihaknya menghabiskan sekitar satu tahun berdiskusi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan paket tersebut. Secara spesifik mereka berdiskusi dengan musisi dan label untuk menciptakan ekosistem yang paling menguntungkan bagi mereka.
"Para musisi ingin mendapat kesempatan untuk menjajaki pasar dengan gratis bagi karya yang mereka hasilkan secara instan, teratur dan baik untuk tahun pertama. Kami meresponnya dengan memperkenalkan program yang memberi kebebasan pada mereka untuk memilih paket mana yang cocok dengan level karier," ungkap Gleeson.
Baca juga:
Peralihan Distribusi Musik dari Konvensional Menjadi Digital, Apa Untungnya?
Sementara Dahlia Wijaya, Country Director Believe Indonesia yang menaungi operasi TuneCore di Indonesia, menambahkan bahwa salah satu misi mereka adalah memberikan layanan terbaik bagi artis dan label di setiap tahap karier mereka.
"Kami mendengarkan apa yang mereka inginkan, yakni bekerja tanpa batas dan bebas. Termasuk bebas tidak memikirkan biaya distribusi musik. Jawabannya TuneCore Unlimited yang sifatnya merupakan langganan tahunan. Ini memungkinkan mereka mendistribusikan musik tanpa batas, di mana saja dan kapan saja," papar Wijaya.
Bila kamu masih penasaran dengan paket lengkap yang ditawarkan TuneCore, kamu bisa melihatnya langsung melalui situs resmi www.tunecore.com. (waf)
Baca juga:
TikTok Luncurkan Platform SoundOn, Pengguna Bisa Berdamai Monetisasi Musik
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
BoA Cabut dari SM Entertainment, Akhir Karier atau Permulaan Era Baru?
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea
Lirik Lagu 'Semua Aku Dirayakan' dari Nadin Amizah, Ada Makna Mendalam di Baliknya
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya