Tujuh Draft Kebijakan Panglima TNI

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Senin, 22 Desember 2014
Tujuh Draft Kebijakan Panglima TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Rapat Pimpinan (Rapim) TNI secara resmi dibuka oleh Panglima TNI, Jenderal Moeldoko di Aula Gatoto Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin pagi (22/12).

Dalam Rapim TNI kali ini Panglima TNI menginginkan adanya kolaborasi pemikiran top down dan bottom up guna efisiensi dan efektivitas Rapim dalam draft “Sapta Cita Pokok-Pokok Kebijakan Pimpinan TNI 2015”, untuk diendapkan dan dipikirkan uraian implementasinya, serta dikolaborasikan dengan sinergitas yang mungkin dapat dilakukan dengan kementerian terkait.

"Adapun draft kebijakan tersebut, adalah : Pertama, penguatan kapasitas dan kapabilitas intelijen TNI. Kedua, optimalisasi manajemen operasi TNI dan interoperabilitas satuan operasi TNI. Ketiga, meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan prajurit TNI. Keempat, membangun interoperabilitas logistik TNI. Kelima, meningkatkan peran dan tugas teritorial TNI. Keenam, optimalisasi tugas-tugas perbantuan TNI dan Ketujuh, membangun sinergitas kelembagaan antara TNI dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa, dalam menapaki program kerja tahun 2015 serta menyempurnakan peran dan tugas TNI kembali akan merumuskan pemikiran, yang menjadi modal dalam implementasi Renstra TNI 2015-2019 yang telah diformat, guna mencapai kemajuan TNI yang lebih baik, yang setidaknya untuk jangka pendek satu tahun ke depan di tahun 2015.

Dan hal ini menurut panglima TNI bukan semata-mata akan menampilkan “We Are Different dan We Are The Solution”, serta bukan juga tidak mau berpindah dari zona nyaman, tetapi yang pasti hari esok harus lebih baik, dan perubahan adalah sebuah keniscayaan yang harus para Perwira hadapi bagi sebuah kemajuan TNI.

Menurut Panglima TNI, kita boleh berbangga bahwa pembangunan Minimum Essential Forces (MEF) TNI hingga Renstra tahap I 2010-2014 telah mencapai ± 38% dari pembangunan kekuatan dan pengembangan kemampuan, namun besaran tersebut belum menyangkut pembangunan kesejahteraan dan belum menyentuh upaya menjaga masa pakai Alutsista yang telah dimiliki saat ini. Untuk itu Panglima TNI telah menyiapkan 3 Rencana Strategis (Renstra), yaitu Renstra Pembangunan dan Pengembangan Kemampuan TNI 2015-2019, Renstra Pembangunan Kesejahteraan Prajurit 2015-2019, dan Renstra Pemeliharaan dan Perbaikan Alutsista TNI 2015-2019.

"Ketiga Renstra tersebut merupakan kosistensi kita terhadap komitmen menjadikan TNI yang profesional, militan, solid, sejahtera, dicintai dan dibanggakan rakyat," sambung Moeldoko menegaskan.

Selanjutnya dalam upaya membangun manajemen TNI yang solid dan adaptable, serta interoperabilitas operasional termasuk peran teritorial TNI, Panglima TNI menitikberatkan dalam implementasi Renstra Pembangunan dan Pengembangan Kemampuan 2015-2019, yang didalamnya secara eksplisit memuat upaya mengeleminasi ego sektoral.

Demikian juga upaya membangun perumahan dan peningkatan pelayanan kesehatan terkait kebijakan BPJS harus menjadi pemikiran kita semua, serta optimalisasi Dewan Kebijakan Penentu (Wanjaktu) Alat Perlengkapan (Alkap) dan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI harus menjadi atensi, guna mewujudkan interoperabilitas logistik TNI, dihadapkan kepada pengembangan organisasi TNI dan dinamika kebijakan pemerintah, serta dihadapkan kepada perkembangan teknologi, yang cenderung bergerak dinamis dan inovatif.

Pada sisi yang sama, penguatan kultur dan karakter prajurit juga harus menjadi bahan diskusi sehingga ditemukan solusi, guna mengeleminasi sikap dan tindakan primitif prajurit, khususnya terkait dengan sering terjadinya perkelahian dengan anggota Polri, kasus narkoba dan tindakan yang tidak bersahabat terhadap rakyat.

Rapim TNI yang dilaksanakan tanggal 22-23 Desember 2014 ini juga akan diisi ceramah dan pembekalan dari beberapa Menteri yaitu Menteri Pertahanan, Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menkopolhukam, serta Menko Kemaritiman.

#TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Bagikan