Trump Lakukan Pendekatan Sambil Beri Ancaman, Iran Tolak Gencatan Senjata

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Trump Lakukan Pendekatan Sambil Beri Ancaman, Iran Tolak Gencatan Senjata

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat (AS), Iran, dan mediator regional dikabarkan sedang membahas ketentuan kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari sebagai fase pertama dari rencana dua tahap untuk menyelesaikan konflik.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengajukan sejumlah pendekatan kepada Iran dalam beberapa hari terakhir, namun pejabat Iran belum menerima satu pun di antaranya hingga saat ini.

Axios dengan mengutip sumber-sumber terkait pada Minggu melaporkan bahwa pemerintahan menilai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara kedua pihak dalam 48 jam ke depan tergolong rendah.

Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan serta menuntut dibukanya Selat Hormuz.

Baca juga:

Gencatan Senjata Hanya Cara AS Siapkan Kembali Kekuatan, Jadi Alasan Iran Menolaknya

Menurut laporan tersebut, kesepakatan dua tahap untuk mengakhiri konflik saat ini tengah dibahas. Tahap pertama mencakup gencatan senjata selama 45 hari, di mana syarat-syarat perdamaian final akan dinegosiasikan.

Sumber juga menyebutkan bahwa gencatan senjata dapat diperpanjang apabila para pihak membutuhkan waktu tambahan untuk perundingan. Tahap kedua mencakup penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Iran menolak gagasan gencatan senjata dengan Amerika Serikat karena khawatir jeda pertempuran dapat memungkinkan musuh-musuhnya untuk kembali berkumpul dan melanjutkan serangan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa Teheran hanya akan mempertimbangkan gencatan senjata jika ada jaminan untuk mencegah perang kembali terjadi.

“Gencatan senjata berarti jeda untuk membangun kembali kekuatan untuk melancarkan serangan baru. Tidak ada pihak rasional yang akan menerima itu,” kata Baqaei dalam konferensi pers, Senin.

Selain jaminan untuk mencegah siklus gencatan senjata dan konflik baru, Iran juga menuntut keputusan yang berkaitan dengan keamanan nasional “harus memastikan tidak ada tindakan agresi lebih lanjut.”

Ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu telah menewaslan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas agresi militer AS-Israel itu dengan serangan pesawat nirberawak dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

#Iran #Perang #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Bagikan