Trump Janji Tingkatkan Tarif Impor untuk Barang dari Meksiko, Kanada, dan China
Presiden terpilih AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)
MerahPutih.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump telah berjanji untuk mengenakan tarif impor sebesar 25 persen pada semua barang dari Meksiko dan Kanada. Trump juga akan kenakan tarif tambahan sebesar 10 persen pada produk-produk China.
Trump mengumumkan hal tersebut pada Senin, yang mengguncang pasar internasional dan memberikan indikasi paling jelas sejauh ini bahwa ia bermaksud untuk menerapkan bentuk terkonsentrasi dari kebijakan ekonomi tidak lazim "America First" (mengutamakan Amerika).
Dalam sebuah posting di platform media sosialnya Truth Social, Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif pada impor Meksiko dan Kanada pada hari pertama pemerintahannya dan bahwa tindakan tersebut akan tetap berlaku hingga "invasi" migran tak berdokumen dan narkoba berakhir.
“Baik Meksiko maupun Kanada memiliki hak dan kekuatan mutlak untuk dengan mudah menyelesaikan masalah yang telah lama mendidih ini,” kata Trump, dikutip dari Aljazeera, Selasa (26/11).
Baca juga:
Menanti Perubahan Kebijakan Trump Terhadap Universitas di AS
Trump mengatakan dalam posting berikutnya bahwa ia juga akan mengenakan tarif sebesar 10 persen pada China. Ia akan memberlakukan hal tersebut hingga China mengambil tindakan untuk menghentikan penyelundupan fentanil. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela