Film

Tren Perkembangan Film Indonesia Kini Semakin 'Gila'

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 12 Desember 2018
Tren Perkembangan Film Indonesia Kini Semakin 'Gila'

Perkembangan film Indonesia semakin baik (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TREN Film setiap tahunnya bisa berubah-rubah atau bahkan masih sama dengan tahun sebelumnya. Terkait trend film belum lengkap rasanya jika kita tak menelusur lebih dalam dengan para ahli yang berkecimpung di dunia film.

Salah satunya ialah Sutradara ternama Joko Anwar. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini berbicara banyak soal perkembangan film di Indonesia saat ditemui MerahPutih.com di CGV FX Sudirman, Jakarta, Selasa (12/11).

1. Perkembangan film indonesia yang semakin membaik

joko anwar
Joko Anwar mengungkapkan kalau film horor masih menjadi tren 2019. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Berdasarkan penuturan Joko Anwar, ia menyebutkan jika penonton film Indonesia untuk tahun ini jumlahnya lebih banyak dari tahun lalu, sekitar 50 juta penonton. Sementara tahun 2017 jumlah penonton di angka 47 juta. Meski demikian, bagi Joko Anwar angkat 50 juta itu masih bisa meningkat lagi, karena bulan Desember belum habis.

"Melihat angkat tersebut saya rasa akan makin 'gila' film Indonesia. Secara bisnis, semakin banyak penonton maka semakin banyak pemasukan ke PH. Selain itu secara explorasi seni estetika teknis makin tinggi juga. Seperti film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, yang punya kans besar masuk nominasi Oscar," tutur Joko Anwar.

Namun Sutradara yang makin naik daun lewat film Pengabdi Setan ini mengatakan masih ada hal-hal yang harus diperhatikan untjk memproduksi film dalam negeri.

Baca Juga : Joko Anwar Dilirik Produser Ivanhoe Pictures

"Karena di Indonesia bisa produksi 140 judul film dalam setahun, jadi gila kebayang kru-kru itu dalam setahun bisa lebih dari yang mereka kerjakan. Bahkan kru dan pemain yang enggak punya bakat pun laku zaman sekarang. Karena butuh banget!" ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan jika industri film Indonesia akan sehat jika film yang bagus paling tidak 1/3 dari jumlah yang beredar. Untuk tahun ini baginya jumlah film yang bagus masih kurang dari 10 persen. "Secara ekosistem semakin baik, tapi kalau kita bikin film bagus bukan karena filmnya bagus itu bahaya," jelasnya.


2. Horor masih akan berjaya dan drama komedi mulai menggeliat

film horor
Film Horor akan menjadi tren di tahun 2019 (Foto: pixabay/geralt)

Joko, berharap para filmmaker harus betul-betul memperhatikan kualitas jika film Indonesia jika ingin dicintai para penonton.

"Masih horor trendnya 2019, karena horor banyak banget yang masih laku. Gue sih berharap kualitasnya bagus, karena kalau jelek-jelek entar orang benci lagi sama horor," jelas Joko.

Baca Juga : Joko Anwar Ketagihan Bikin Film Horor?

Sementara itu, selain film horor, Joko Anwar menambahkan jika akan ada sebuah genre film yang juga akan menjadi tren di 2019 yaitu Drama Komedi.


3. Filmmaker harus memperhatikan teknis dan estetika

kriteria joko anwar
Joko Anwar punya kriteria tersendiri tentang film yang bagus (Foto: Pixabay/geralt)

Bagi Joko Anwar indikator film yang bagus itu ada dua, dari segi estetika dan teknis. Untuk teknis harus memenuhi standar, dan untuk esetetika harus baik.

"Tiap bikin film kan ada teknisnya, terus sinematografi kan bisa di ukur ada light meter dan sejenisnya itu bisa dihitung. Kalau estetika pilihan warna dan segala macam," terang Joko.

Namun menurut Joko Anwar semua itu harus dibuat untuk mendukung sebuah story telling, dan tulang punggung dari film itu sendiri yaitu skenario. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya: Sunday Block Party 2018 Hadirkan Belasan DJ Mancanegara

#Joko Anwar #Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Fun
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
Lewati hantu gaib, film Memburu Pemangsa sajikan investigasi jurnalistik berdarah bongkar teror keji predator anak! Intip sinopsis lengkapnya di sini.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
ShowBiz
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
Film horor Lingsir Wengi mengikuti Putik dan teman-temannya yang menghadapi teror setelah membuka kamar terlarang di sebuah motel tua.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
ShowBiz
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
Hungry Ghost Festival, film horor komedi arahan Imam Darto, tayang di bioskop 26 November 2026 dengan kisah kutukan supernatural.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
ShowBiz
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
Aurora Ribero kembali ke genre horor lewat film pendek Kill Kill Bang Bang. Film ini dijadwalkan world premiere di Screamfest Horror Film Festival, Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Bagikan