Tren Operasi Plastik di 2024, Bukan Sekadar untuk Estetika

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Januari 2024
Tren Operasi Plastik di 2024, Bukan Sekadar untuk Estetika

Kiblat oplas masih di Korea Selatan. (Foto: Unsplash/Henri Pham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Tren operasi plastik atau oplas mulai masuk ke Indonesia sejak 2020 awal. Di 2024, operasi plastik kemungkinan juga akan semakin populer.

Penggagas NMW Clinic dr. Nataliani Mawardi, Dipl. CIBTAC mengungkapkan tren operasi plastik atau oplas mulai banyak diminati para pasiennya di 2024, terutama dari generasi muda.

Baca Juga:

Waktu Tepat Jalani Tummy Tuck Setelah Melahirkan

“Kebutuhan pasien Indonesia untuk oplas memang sudah lebih terbuka, mereka juga enggak malu bila ingin operasi hidung, kelopak mata, facelift atau breast implant. Ini bukan jadi sesuatu hal yang tabu,” ungkap Nataliani kepada MerahPutih.com saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (18/1).

Lebih lanjut, Korea Selatan masih menjadi kiblat untuk tren oplas. Hal ini dikarenakan gelombang hallyu yang sampai saat ini dirasa belum surut dimakan waktu, termasuk dalam hal operasi plastik.

“Kalau mengikuti tren mungkin kiblat Korea Selatan masih menjadi trendsetter di 2024,” lanjut Nataliani.

Baca Juga:

Yang Terjadi pada Tubuh setelah Melahirkan

Adapun salah satu tren oplas yang cukup diminati oleh orang Indonesia terutama generasi muda adalah Rhinoplasty. Tak hanya untuk alasan estetika semata, oplas ini juga dilakukan untuk mengubah bentuk hidung yang menyebabkan kesulitan bernapas, memperbaiki cacat bawaan pada hidung dan bentuk hidung yang rusak akibat kecelakaan.

“Memang Rhinoplasty ini masih menjadi tren sepertinya di 2024. Namun, harus diingat juga bahwa pemberian Tuhan sudah paling sempurna, mau seperti apapun bagi saya pribadi semua sudah cantik,” imbuh Nataliani.

Tindakan Rhinoplasty biasanya meluruskan beberapa rongga hidung, sehingga bisa membantu aliran pernapasan bagi mereka yang menderita sinusitis. (far)

Baca Juga:

Pusat Perawatan Pascamelahirkan Terinspirasi Tradisi dari Timur Hadir di New York

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan