Fashion

Tren Evo Fabric 2026, saat Kain Bertransformasi Jadi Inovasi Berkelanjutan

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Tren Evo Fabric 2026, saat Kain Bertransformasi Jadi Inovasi Berkelanjutan

Evo Fabric jadi tren di 2026. (Foto: dok/ramadan rhapsody)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEPULUH finalis Indonesia Fashionpreneur Competition (IFPC) 2026 sukses mencuri perhatian dalam penampilan mereka di hari penutup Ramadan Rhapsody 2026. Dengan mengangkat tema Evo Fabric, para desainer muda dan brand terpilih dari ajang tahunan hasil kolaborasi Sparks Fashion Academy (SFA) dan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini menghadirkan koleksi busana yang unik dengan pendekatan kreatif dalam mengolah wastra menjadi lebih dinamis.


Founder dan CEO of SFA Floery Dwi Mustika menjelaskan Evo Fabric merupakan bentuk evolusi dari kain yang diolah melalui kreativitas peserta IFPC sehingga melahirkan busana yang tidak hanya memiliki keunikan visual, tetapi juga nilai komersial.

“Peserta IFPC 2026 diajak membuat konsep desain kain agar selaras dengan tema The Reconstruct Garden dalam merefleksikan taman sebagai simbol kehidupan, pertumbuhan, dan regenerasi. Para desainer mengeksplorasi konsep rekonstruksi melalui penggunaan material, teknik, serta pendekatan desain menggabungkan unsur alam dengan sentuhan modern,” kata Floery.

Di atas runway, setiap finalis menampilkan karakter khas dalam setiap koleksinya. Deretan nama yang tampil antara lain Dinda Tri Lovely Mulyadi (selarasrupa), Almassda Rizky Kartika Sari (Aleay Channe Roule), Andini Tsani, Mani (Rajut Asa), Crista Flora (Flo), Devina (Tiny Little Pieces), Edita Rianti Anastasia (Edith House), Keisha Rahma (Sha by Kei), Muhammad Haidar Zayyan (Batik Tulis Tirtha), Octa Putri Trisnawaty (Nawa by Octa Putri), serta Regina Bertha (Ru-Ca).

Baca juga:

Ramadan Rhapsody 2026 Raup Rp 1,1 Miliar, Bukti Modest Fashion Tetap Tangguh


Evo Fabric sendiri bukan sekadar material biasa, melainkan termasuk kategori performance fabric, yaitu tekstil yang dirancang dengan fungsi khusus, memiliki daya tahan tinggi, memberikan kenyamanan maksimal, serta mampu beradaptasi dengan aktivitas penggunanya.


“Evo Fabric bukan tren sesaat, melainkan representasi masa depan fesyen. Dengan menggabungkan teknologi, estetika, dan keberlanjutan, kain ini membuka jalan bagi industri fesyen lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” tambah Floery.

Di masa depannya, tren ini diprediksi akan terus berkembang, menghadirkan lebih banyak koleksi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan manusia sekaligus ramah terhadap lingkungan.(Far)

Baca juga:

Sparks Fashion Academy Hadirkan 'The Reconstruct Garden' di Ramadan Runway, Eksplorasi Fashion Berkelanjutan

#Tren Fashion #Fashion #Fashion Muslim
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan