Transaksi Produk Perbankan Digital Bank DKI Meningkat 40 Persen

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 26 Februari 2022
Transaksi Produk Perbankan Digital Bank DKI Meningkat 40 Persen

Salah satu layanan perbankan digital Bank DKI. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam rangka memenuhi kebutuhan akan produk perbankan digital yang semakin meningkat, Bank DKI terus mengembangkan berbagai produk dan layanan digital, termasuk di antaranya JakCard dan JakOne Mobile

Bank DKI mencermati terdapat peningkatan jumlah transaksi untuk produk perbankan digital, di mana transaksi JakCard pertahun 2021 mencapai 2,14 juta transaksi, meningkat 40,20 persen dari transaksi JakCard di tahun 2020 yang mencapai 1,53 juta transaksi.

Baca Juga

Bank DKI Konsisten Dorong Digitalisasi Layanan Perbankan di Jakarta

JakCard dapat dipergunakan secara luas sebagai e-ticket berbagai moda transportasi layanan publik seperti TransJakarta, Mikro Trans, Angkot JakLingko, MRT Jakarta, LRT, hingga kereta bandara/Railink.

"JakCard juga menjadi alat pembayaran utama di berbagai Kawasan Wisata yang dimiliki Pemprov. DKI Jakarta seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monas, Planetarium, Ancol dan berbagai museum," ucap Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono di Jakarta, Sabtu (26/2).

Per Januari 2022, Bank DKI telah memiliki lebih dari 17 ribu merchant yang telah bergabung dengan layanan QRIS JakOne Mobile Bank DKI, dengan jumlah pengguna mencapai 1,6 juta pengguna serta jumlah transaksi yang mencapai 18,38 juta transaksi pada tahun 2021 atau meningkat 38,51 persen dibanding tahun 2020 yang mencapai 13,27 juta transaksi.

"Pencapaian ini, menunjukan tren digitalisasi transaksi ekonomi dan keuangan digital yang semakin meningkat," ujar Amirul.

Baca Juga

Bank DKI Tingkatkan Operasional Wujudkan Ekosistem Non-Tunai di Jakarta

Seiring dengan makin diminatinya JakCard dan JakOne Mobile, Bank DKI pun meraih penghargaan Popular Digital Brand untuk uang elektronik dan pembayaran elektronik pada 3rd Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Awards 2022.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berinovasi dalam pengembangan digital di Indonesia berdasarkan hasil survei kepada 12 ribu responden generasi milenial dari 10 kota besar di Indonesia. Pengukuran dilakukan terhadap product awareness dan product image dari sebuah produk digital.

“Pencapaian Bank DKI dalam meraih penghargaan berkat kepercayaan nasabah dalam menggunakan produk JakCard dan JakOne Mobile Bank DKI. Penghargaan ini menjadi semangat kami untuk terus mendorong penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta dan sekitarnya melalui produk dan layanan perbankan digital dari Bank DKI," katanya. (Asp)

Baca Juga

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank DKI Salurkan KUR Rp 1 Triliun

#Bank DKI #Perbankan #Layanan Digital #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Dengan rekam jejak internasional di IMF dan pengalaman panjang di BI, Aida S Budiman diharapkan mampu menjaga stabilitas moneter Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Indonesia
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Bank Mandiri memiliki regulasi dan tata kelola dalam menjalankan kegiatan perbankan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Perlinsos Digital Terhubung 8 Kementerian/Lembaga, Proses Verifikasi Bansos Cuma Butuh 5 Menit
Uji coba Perlinsos Digital memangkas proses pendaftaran dan verifikasi bansos dari yang sebelumnya hingga 200 hari menjadi sekitar lima menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Perlinsos Digital Terhubung 8 Kementerian/Lembaga, Proses Verifikasi Bansos Cuma Butuh 5 Menit
Bagikan