Tragedi Kanjuruhan Bukti Lemahnya Kolaborasi dan Krisis Koordinasi Antar Pihak

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 04 Oktober 2022
Tragedi Kanjuruhan Bukti Lemahnya Kolaborasi dan Krisis Koordinasi Antar Pihak

Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden berdarah yang terjadi usai laga Liga I Arema FC melawan Persebaya di Staduon Kanjuruhan, Malang Jawa Timur pada Sabtu (1/10) malam itu dinilai bukan kesalahan satu pihak.

Direktur Indonesia Publik Institute, Karyono Wibowo menyebut jika tragedi yang menewaskan ratusan orang itu dikarenakan lemahnya kolaborasi dan krisis koordinasi antar pihak.

Baca Juga:

Kompolnas Ungkap Fakta Baru Tragedi Kanjuruhan

"Tragedi Kanjuruhan merupakan resultan dan mismanajemen, krisis koordinasi, dan lemahnya kolaborasi antarpihak dalam penyelenggaraan urusan publik. Ini jelas bukan kesalahan satu pihak," kata Karyono saat dikonfirmasi, Selasa (4/10).

Karyono mengaku memahami pandangan masyarakat jika menyalahkan sikap oknum polisi yang menggunakan gas air mata saat tragedi tersebut.

Menurutnya, polisi tersebut tidak menyalahi prosedur, sebab mereka boleh menggunaka emergency planning saat kondisi darurat.

"Katakanlah, orang menyalahkan polisi karena menggunakan gas air mata. Itu betul, orang boleh marah. Tapi kan polisi juga tidak menyalahi prosedur," jelasnya.

Baca Juga:

Jelang P20 di Jakarta, Kapolda Metro Tak Ingin Tragedi Kanjuruhan Terulang

Lalu, dia mempertanyakan peran dari organisasi penyelenggara maupun pihak yang diuntungkan dalam bisnis siaran bola. Dia menilai, mereka juga harus ikut bertanggunghawab.

"Ada kesan, itu pertandingan yang dipaksakan karena dalam suasana tidak kondusif pertandingan tetap dipaksa dilanjutkan.Ini kan aneh," kata dia.

Karyono berharap semua pihak bisa intropeksi diri atas tragedi di Kanjuruhan dan meminta maaf. Namun, ditegaskan Karyono, penegakan hukum harus terus berjalan.

"Tapi jangan lagi ada upaya menyudutkan pihak tertentu saja," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

PSSI Diminta Undang FIFA untuk Terlibat Investigasi Tragedi Kanjuruhan

#PSSI #Sepak Bola #Liga 1 #Arema #Persebaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - 1 jam, 31 menit lalu
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Olahraga
Gabriel Martinelli di Ambang Tinggalkan Arsenal, Galatasaray Siap Tampung!
Gabriel Martinelli kini jadi incaran Galatasaray. Arsenal pun membuka peluang untuk memecahkan rekor penjualan klub.
Soffi Amira - 2 jam, 51 menit lalu
Gabriel Martinelli di Ambang Tinggalkan Arsenal, Galatasaray Siap Tampung!
Olahraga
Gagal Kejar Julian Alvarez, Barcelona Siap Dekati Lautaro Martinez sebagai Alternatif
Barcelona kini mulai mengincar Lautaro Martinez. Ia bisa menjadi alternatif jika Barca gagal mendatangkan Julian Alvarez.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gagal Kejar Julian Alvarez, Barcelona Siap Dekati Lautaro Martinez sebagai Alternatif
Olahraga
Ditolak AS Saat Piala Dunia, Omar Cetak Sejarah Jadi Wasit Non Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Ia telah masuk daftar wasit internasional FIFA sejak 2018 dan menjadi wasit Somalia pertama yang bertugas di Piala Afrika pada 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Ditolak AS Saat Piala Dunia, Omar Cetak Sejarah Jadi Wasit Non Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Olahraga
Liverpool Resmi Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona, Ada Opsi Permanen Rp 1,1 Triliun
Ronald Araujo resmi merapat ke Liverpool dengan status pinjaman. Ia bisa dibeli secara permanen di akhir musim.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Liverpool Resmi Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona, Ada Opsi Permanen Rp 1,1 Triliun
Olahraga
Bek Micky van de Ven Dipertahankan Tottenham Hotspur, Kontrak Dalam Jangka Panjang
Dalam skuad Belanda di Euro 2024 dan Piala Dunia 2026. Hingga kini, Van de Ven telah mengoleksi 24 penampilan bersama De Oranje.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Bek Micky van de Ven Dipertahankan Tottenham Hotspur, Kontrak Dalam Jangka Panjang
Olahraga
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Inter Milan sudah menyiapkan tawaran untuk Moussa Diaby. Namun, Al-Ittihad masih dilema dan belum rela melepasnya.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Olahraga
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai masalahnya bukan sekadar kegagalan komunikasi, tapi juga kegagalan dalam mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Ramai Ramai Konfederasi Sepak bola Tolak FIFA Forward Enterprise
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Olahraga
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
PSSI prihatin bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjadi sasaran serangan di media sosial, berupa ujaran kebencian hingga ancaman.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
PSSI Prihatin Justin Hubner hingga Keluarga Jadi Sasaran Ujaran Kebencian dan Ancaman
Bagikan