Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

TPA Sampah Kota Cirebon Kebakaran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 September 2023
TPA Sampah Kota Cirebon Kebakaran

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kopi Luhur,. (Foto: MP/ Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/9) sore.

Luas area kebakaran pada Sabtu sore sudah mencapai 500-700 meter persegi dari luas keseluruhan TPAS Kopi Luhur 5 hektar.

Baca Juga:

TPA Sarimukti Segera Dibuka, Pemkot Utamakan Angkut Sampah di Jalan Protokol

Dari pantauan Merahputih di lokasi, kobaran api terus membakar tumpukan sampah. Bahkan asap dari lokasi kebakaran tersebut sudah mulai masuk ke pemukiman warga yang berjarak 1 kilometer dari TPAS itu.

Kepala Dinas Damkar Kota Cirebon Adam Nuridin pihaknya meminta bantuan armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Cirebon, dan Pelindo II Cirebon.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon Yuni Darti memastikan proses investigasi akan dilakukan apabila kobaran api di TPA Kopi Luhur sudah padam.

Menurut dia, dugaan sementara insiden kebakaran itu disebabkan adanya bara api yang terbawa angin dari lokasi pembakaran lahan kosong dekat TPA Kopi Luhur.

"Kami akan melakukan investigasi karena TPA ini menampung sampah 100 ton per hari," katanya.

Puluhan personel Kepolisian Resor Cirebon Kota diterjunkan untuk membantu memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu malam.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Rano Hadiyanto mengatakan pihaknya menerjunkan personel berikut kendaraan water canon untuk bergabung dengan petugas lainnya memadamkan kobaran api agar tidak meluas.

"Kami bekerja sama dengan dinas pemadam kebakaran untuk memadamkan api," kata Kapolres Rano Hadiyanto di lokasi kebakaran. (Mauritz/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kebakaran TPA Sarimukti Masih Belum Bisa Dipadamkan

#TPA #Polusi Udara #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Kebakaran melanda Gedung Djakarta Theater Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam. Diduga akibat korsleting listrik di dapur XXI. Tidak ada korban, kerugian ditaksir Rp20 juta.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI
Indonesia
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Selain memperkuat langkah antisipasi dari pemerintah, Pramono meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kemarau Panjang, Pramono Minta Setiap RW Miliki Alat Pemadam Api Ringan
Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Meski tidak secara langsung mengancam kawasan perkotaan, asapnya telah menyebar ke wilayah yang sangat luas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Kebakaran Hutan Mengamuk di Kanada, Asap Menyelimuti Toronto hingga Kota-kota di Amerika Serikat
Dunia
Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis
Indonesia
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
BNPB memastikan kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang seluas 15 hektare berhasil dipadamkan 100 persen setelah operasi darurat sejak 30 Juni. Pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Akhirnya, Setelah 10 Hari Kebakaran TPA Jatiwaringin 100 Persen Padam!
Indonesia
Padamkan Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin, BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca
pihaknya telah berkoordinasi secara berkala dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak awal kejadian untuk merekayasa cuaca tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Padamkan Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin, BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
: BNPB memperpanjang operasi pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin hingga pukul 22.00 WIB. Metode injeksi bawah permukaan dan water bombing digunakan untuk memadamkan api.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Indonesia
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB melaporkan progres pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin baru mencapai 45 persen dari total 14 hektare lahan terdampak. 300 personel gabungan dan helikopter water bombing dikerahkan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
Indonesia
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang memicu 139 kasus ISPA dan 232 warga mengungsi. Status darurat berlaku 1–14 Juli 2026, namun bisa diperpanjang bila api belum padam.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Baru 40% Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Ratusan Warga Kena ISPA. Status Tanggap Darurat Bisa Diperpanjang!
Bagikan