Merahputih.com - Aroma taco hangat berpadu dengan riuh rendah nyanyian suporter berpakaian serba hijau di sepanjang trotoar Paseo de la Reforma. Pekik "Viva Mexico" membahana membelah langit ibu kota, menegaskan kembali status negeri sombrero sebagai kiblat gairah sepak bola jagat raya.
Menjelang sepak mula, demam Piala Dunia 2026 sukses menyulap kota berpenduduk sembilan juta jiwa ini menjadi panggung festival global paling kolosal.
Sudut-sudut Mexico City kini penuh kepungan mural raksasa, poster, serta baliho penyambutan. Kemeriahan paling pekat terasa menjelang upacara pembukaan di Stadion Azteca, Kamis (11/6) pukul 11.00 waktu setempat atau Jumat (12/6) dini hari WIB.
Lapak Dadakan dan Invasi Atribut Unik
Demam sepak bola ini membawa berkah tersendiri bagi perekonomian lokal. Pedagang kaki lima bergerak cepat menguasai jalan-jalan protokol guna menjajakan pernak-pernik tim nasional Meksiko non-resmi dengan harga miring.
Menariknya, area sekitar Stadion Azteca tidak hanya dipadati pendukung Meksiko atau Afrika Selatan selaku pelaksana laga pembuka. Gelombang suporter dari negara-negara absen putaran final justru ikut meramaikan pelataran stadion dengan kostum eksentrik serta pertunjukan kesenian khas.
Berikut adalah sejumlah fakta menarik dari riuh rendah suasana menjelang pembukaan turnamen:
-
Total Tim Peserta: Mencetak rekor baru melibatkan 48 tim nasional dalam format tiga negara tuan rumah.
-
Jadwal Upacara Pembukaan: Berlangsung Kamis, 11 Juni 2026 siang waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
-
Kehadiran Suporter Global: Melibatkan basis fans negara non-peserta seperti Peru, Venezuela, Guatemala, hingga Indonesia.
-
Sentra Ekonomi Baru: Lapak aksesoris dadakan menjamur di sepanjang jalan protokol dan kawasan ring luar stadion.
Saksi Sejarah Ketiga di Tanah Sombrero
Kehadiran para penonton mancanegara ini menegaskan daya tarik magis Meksiko selaku penyelenggara turnamen edisi terdahulu pada 1970 dan 1986. Atmosfer kultural sepak bola Amerika Latin terbukti ampuh menarik minat penonton jarak jauh untuk datang langsung.
“Piala Dunia kali ini menjadi terbesar sepanjang sejarah, ada 48 tim tampil di tiga negara, salah satunya Meksiko ini,” ujar warga negara Guatemala, Daniel, saat ditemui di area stadion.
Baca juga:
Motivasi serupa menggerakkan langkah seorang pendukung timnas Indonesia asal Tulungagung, Wachidal Mustofa Dimyani. Pria Jawa Timur tersebut rela melakukan persiapan matang sejak jauh-jauh hari demi menginjakkan kaki di stadion legendaris Azteca.
“Dengan akar budaya dan sepak bolanya kuat, Piala Dunia di Meksiko pasti punya daya tarik tersendiri,” tutur Wachidal menceritakan persiapan satu tahun penuh demi menyaksikan momen bersejarah tersebut.