Toni Kross Bahagia Dilatih Carlo Ancelotti
Foto: ESPN FC
MerahPutih Sepakbola - Pesepakbola asal Jerman, Toni Kroos, sangat senang dan menikmati karirnya dibawah asuhan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.
Ancelotti memilih Kroos sebagai pemain utamanya di musim ini. Dan hal tersebut memberikan pengaruh positif untuk Los Galacticos.
Seperti dikutip Triball Football, "Dia percaya pada saya dari awal, walaupun saya tidak sering bermain sebelumnya. Saya menikmati bermain di sana. Kami memiliki hubungan yang hebat." Tutur Kross. (Baca: Kapten PSG Kagumi Eden Hazard)
"Kami berkomunikasi banyak sebelum dan setiap pertandingan, kita berbicara tentang bagaimana saya harus menghadapi pertandingan sesuai dengan lawan yang kita hadapi. Ancelotti adalah salah satu alasan saya bergabung dengan tim. Dia mengatakan kepada saya bahwa Real Madrid akan lebih kuat dengan adanya saya," Tambahnya.
Kroos menambahkan, "Bermain di lini tengah memang sulit dan harus serbaguna, baik dengan atau tanpa bola, mengatur serangan dengan baik, mulai serangan dan menjadi kuat dalam tantangan itu adalah posisi yang sulit untuk bermain dan saya masih mencoba. untuk mengatasi kelemahan saya. saya tahu saya dapat berkembang lebih jauh dan itu adalah yang saya kerjakan," Pungkasnya.
Bagikan
Rendy Nugroho
Berita Terkait
Baru Juara Piala Super Spanyol, Toni Kroos Ragukan Barcelona Juara Liga Champions Musim ini
Vinicius Junior Sering Bikin Ulah, Toni Kroos Akui tak Nyaman dengan Sikapnya
Carlo Ancelotti Angkat Bicara soal Sikap Vinicius Junior, Sebut Tindakannya Terlalu Jauh
Carlo Ancelotti Dijatuhi Hukuman 1 Tahun Penjara karena Kasus Penggelapan Pajak
Carlo Ancelotti Antusias dengan Ambisi Timnas Brasil Juara Piala Dunia Lagi
Carlo Ancelotti Coret Neymar dari Skuad Timnas Brasil, Casemiro dan Antony Dipanggil
Menang di El Clasico, Toni Kroos Puji Mentalitas Barcelona
Resmi Jadi Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti: Tidak Ada Drama dengan Real Madrid
Carlo Ancelotti Jadi Pelatih Timnas Brasil, Gajinya Hampir 2 Kali Lipat
Toni Kroos Puji Barcelona Era Hansi Flick, tapi Kritik Ronald Araujo