Toni Kroos Puji Barcelona Era Hansi Flick, tapi Kritik Ronald Araujo
Toni Kroos puji Barcelona era Hansi Flick. Foto: Instagram/toni.kr8s
MerahPutih.com - Barcelona tersingkir di semifinal Liga Champions setelah kalah dari Inter Milan, pada Rabu (7/5) lalu. Pertandingan tersebut juga memicu reaksi beragam di seluruh dunia sepak bola.
Salah satu suara yang paling menonjol adalah mantan pemain Real Madrid, Toni Kroos, yang saat ini menjadi salah satu pembawa acara podcast Einfach mal Luppen bersama saudaranya, Alex.
Meskipun Kroos mengaku, bahwa ia merayakan gol Francesco Acerbi untuk Inter, tetapi ia memuji permainan Barcelona asuhan Hansi Flick.
"Kita bisa menikmati cara Barcelona bermain. Itu fakta," kata gelandang Jerman itu.
Baca juga:
Jonathan Tah Jadi Rebutan, Pilih Barcelona atau Real Madrid?
Selain itu, Kroos juga memuji semangat juang dan permainan sepak bola berkualitas tinggi Barca di kedua leg semifinal Liga Champions.
"Mereka tertinggal 2-0 di leg pertama dan 2-0 lagi di leg kedua. Biasanya, Anda tidak bisa bangkit melawan Inter karena pertahanan mereka yang sangat solid. Namun, ketika Anda menyaksikan cara Barcelona bermain, Anda harus memberikan pujian besar kepada Hansi Flick dan tim atas penampilan itu," kata Kroos.
Ia juga menyoroti penampilan impresif Blaugrana di babak kedua pada pertandingan itu. Mereka berhasil mendominasi lawan yang secara tradisional tangguh di lini pertahanan.
“Ada level kualitas individu dan kolektif yang sangat tinggi. Sungguh luar biasa bagaimana mereka bermain sejak menit ke-45 atau sepanjang babak kedua, melawan tim yang tahu cara bertahan. Namun, mereka masih menemukan ruang dan berhasil mencetak gol," tambahnya.
Baca juga:
Xabi Alonso Tinggalkan Bayer Leverkusen Akhir Musim, Makin Dekat ke Real Madrid
Kroos juga menyinggung aspek taktis pendekatan Flick dan risiko defensif yang diambil oleh mantan pelatih Bayern Munich dan timnas Jerman itu.
“Satu hal yang benar-benar mengejutkan saya adalah betapa lemahnya pertahanan Inter saat melawan Barcelona, tidak hanya dalam pertandingan ini, tetapi juga di kedua leg," ujarnya.
Kemudian, ia juga menilai penampilan bek tengah Barcelona, Ronald Araujo, yang menjadi penyebab terjadinya kedua gol Inter Milan.
“Inigo Martínez dan Pau Cubarsí jauh lebih baik daripada Araujo, tetapi mereka kurang memiliki kecepatan seperti dia. Itu membuatnya semakin berisiko saat mereka kalah. Itulah risiko yang diambil Barcelona, sering kali membawa kesuksesan besar dan kemenangan yang mengesankan. Namun, saya selalu berpikir akan tiba saatnya risiko itu akan dihukum, dan itu terjadi saat melawan Inter," jelas Kroos. (sof)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Ter Stegen Sudah Dipinjamkan ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
Digelar Serentak Kamis Dini Hari WIB, Ini Jadwal Lengkap Matchday 8 Liga Champions 2025/2026 yang Jadi Penentuan
Gagal Dapat Youssef En-Nesyri, Juventus Kembali Incar Randal Kolo Muani
Xabi Alonso Buka Peluang Jadi Pelatih Liverpool, Arne Slot Bakal Dipecat?
Inter Milan Pertimbangkan Jual Marcus Thuram di Akhir Musim, Harganya Dibanderol Rp 1,3 Triliun
Kalahkan Real Madrid, Liverpool Selangkah Lagi Datangkan Gelandang Crystal Palace
Julian Alvarez dan Dusan Vlahovic Masuk Radar Barcelona, Jadi Pengganti Robert Lewandowski
Klasemen Terbaru Liga Spanyol: Hansi Flick Bikin Barcelona Makin Gacor, Tapi Real Madrid Ogah Kasih Kendor
Sergio Ramos Selangkah Lagi Kuasai Sevilla Lewat Mahar Fantastis Demi Selamatkan Klub Masa Kecil
Link Live Streaming Dewa United vs Arema FC, 26 Januari 2026