Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Tokyolite Padukan Groove Funk dengan Indie Pop di 'Somebody Else'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 17 Desember 2023
Tokyolite Padukan Groove Funk dengan Indie Pop di 'Somebody Else'

Tokyolite rilis single 'Somebody Else'. (Foto: Dok. Tokyolite)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KUARTET pop funk asal Bogor, Tokyolite, kembali memukau para pendengarnya dengan rilisan terbaru berjudul "Somebody Else". Tokyolite beranggotakan Stevan Arianto (gitar, vokal), Alexander Bramono (bass), Rori Jiwa Putra (gitar), dan Ben Maspanger (keyboard).

Single "Somebody Else" mengukuhkan pengaruh kuat groove funk yang dipadupadankan dengan irama khas indie-pop yang sudah menjadi signature sound mereka sejak awal terbentuk.

Baca juga:

Kunto Aji Gelar Konser Sambut Matahari Pertama di 2024

Sejatinya "Somebody Else" tercipta secara spontan pada medio 2017 silam. Lagu ini sempat mengalami perombakan aransemen beberapa kali. Selain itu, lagu ini juga menandakan awal dari rangkaian lagu berikut yang nantinya dikumpulkan menjadi album penuh pada 2024.

“Pada waktu memproduksi lagu ini, gue lagi inspired banget sama Last Dinosaurs (band indie Australia), the Band Apart (band rock Jepang), dan Phoenix (band pop Prancis). Kayaknya bakal kelihatan sih di detail soundscape-nya,” ucap Alex dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Sabtu (16/12).

Diproduksi secara independen di bawah Renz Records, proses rekaman single ini tersebar di area Bogor dan Jakarta. Kecuali drum dan vokal, semua instrumen dan programming lainnya dikerjakan di rumah.

“Sedikit banyak aransemen gue pada lagu ini terpengaruh oleh Casiopea. Ketika rekaman, personel lain juga memberikan feedback yang meningkatkan warna sound jadi lebih hidup,” tambah Ben.

Untuk lini drum, Tokyolite dibantu oleh drummer jazz muda kawakan, Shaku Hachi, yang dikenal karena kolaborasinya dengan Idang Rasjidi Syndicate, Agam Hamzah Trio, dan masih banyak lagi.

Baca juga:

TikTok Music Live Hadirkan Penampilan Musisi Muda Lintas Genre

View this post on Instagram

A post shared by tokyolite (@tokyolite)

Sedangkan dalam proses mix dan master-nya, Tokyolite juga dibantu oleh rekan lama mereka, Reyner Ferdinand, seorang peramu rekam muda terkemuka asal Jakarta yang terlibat dalam beberapa proyek Dolby Atmos Mixing untuk beberapa artis seperti Kaleb J, Jaz Hayat, Noni, dan Ariel Nayaka.

Secara lirik, "Somebody Else" mengambil pendekatan yang sangat personal, sebuah sudut pandang dari seseorang yang muak atas ekspektasi dan harapan dari orang lain terhadap dirinya, tapi perlahan ‘menghabisinya' tanpa disadari.

Lagu "Somebody Else" sudah bisa didengarkan di berbagai digital streaming platform (DSP) mulai dari Apple Music, Spotify, Deezer, hingga YouTube Music. (Far)

Baca juga:

Solidaritas Musisi Indonesia untuk Gaza, Mulai dari Merchandise hingga Konser Amal

#Musisi Indonesia #Musik #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Mantradhara Rilis 'Yamien, Single Berbahasa Indonesia dengan Makna Multitafsir
Meski mengusung nama sebuah makanan, lirik 'Yamien' sengaja dibuat terbuka untuk berbagai penafsiran.
Dwi Astarini - 1 jam, 30 menit lalu
Mantradhara Rilis 'Yamien, Single Berbahasa Indonesia dengan Makna Multitafsir
ShowBiz
PLAVE Perdana Bawakan 'Think I Am' di Weverse Con 2026, Ini Lirik dan Maknanya
Tak hanya menawarkan aransemen musik yang memikat, lagu ini juga menyimpan makna emosional yang mendalam.
Dwi Astarini - 1 jam, 40 menit lalu
PLAVE Perdana Bawakan 'Think I Am' di Weverse Con 2026, Ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
Lirik Lagu 'Melukis Senja' dari Budi Doremi, Lengkap dengan Makna Menyentuh
Lirik lagu Melukis Senja dari Budi Doremi kembali viral. Makna lagu ini sangat menyentuh hati.
Soffi Amira - 2 jam, 3 menit lalu
Lirik Lagu 'Melukis Senja' dari Budi Doremi, Lengkap dengan Makna Menyentuh
ShowBiz
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
Eric Chou merilis 'All For You', lagu penutup versi Taiwan untuk Spider-Man: Brand New Day yang terinspirasi perjalanan hidup Peter Parker.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
The Lantis menghadirkan versi baru “(Jangan Terlalu) Posessif” milik Naif. Lagu yang menjadi salah satu inspirasi utama perjalanan musik mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
ShowBiz
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
Setelah enam tahun, J.Y. Park kembali dengan lagu bertema musim panas lewat 'Wet'. Lagu ini menjadi anthem Waterbomb 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
Jennie kembali dengan 'Less Than a Lover', lagu yang mengangkat kisah situationship atau hubungan tanpa status. Diperkuat lewat video musik bernuansa sinematik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Bagikan