Wisata Dunia

Titanic yang tidak Dapat Tenggelam Buatan Tiongkok

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Mei 2021
Titanic yang tidak Dapat Tenggelam Buatan Tiongkok

Replika Titanic akan hadir di sebuah taman hiburan di Tiongkok. (asiatimes.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI kamu yang selalu bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi penumpang Titanic, sebuah taman hiburan di Tiongkok akan menawarkan pengalaman yang paling mendekati. Replika besar kapal laut yang tenggelam sekarang sedang dibangun di Daying County di Provinsi Sichuan.

Disebut 'Titanic yang Tidak Dapat Tenggelam', kapal ini berukuran persis sama dengan aslinya. Panjangnya 269,06 meter dan lebar 28,19 meter. Taman hiburan bernama Romandisea itu akan memiliki fasilitas yang sama dengan namanya, termasuk ruang perjamuan, teater, dek observasi, dan kolam renang.

BACA JUGA:

Dibuka nih, Kebun Milik Ratu Elizabeth II Jadi Tempat Piknik Publik

Para pengunjung akan dapat membayar untuk bermalam di atas kapal. Namun, jangan takut tenggelam, kapal ini akan berlabuh secara permanen di waduk di Sungai Qijiang, sekitar 130 kilometer dari ibu kota Provinsi Chengdu, ratusan mil dari laut.

Tanggal pembukaan untuk Romandisea belum ditetapkan. CNN pertama kali melaporkan proyek tersebut pada tahun 2016, ketika pekerja konstruksi baru saja mulai memasang rangka. Esai foto baru-baru ini oleh kantor berita AFP menawarkan gambaran baru tentang kemajuan konstruksi replika tersebut.

titanic
Para pengunjung akan dapat membayar untuk bermalam di atas kapal.(meredithcorp.io)

Menurut AFP (18/5), dibutuhkan 23.000 ton baja dan biaya 1 miliar yuan atau sekitar Rp2.236.025.275.000 untuk membangun replika tersebut.

Kapal Tiongkok ini bukan satu-satunya replika dari Titanic asli. Pada 2018, perusahaan Australia Blue Star Line mengumumkan dimulainya kembali pembuatan kapal Titanic II setelah penundaan yang lama. Proyek tersebut telah dipromosikan sebagai salinan identik dari kapal terkenal, rumah bagi 835 kabin untuk menampung 2.435 penumpang.

Pelayaran perdananya kapal Australia itu dijadwalkan berlangsung pada 2022, tapi situs web perusahaan belum diperbarui sejak 2018. CNN telah menghubungi Blue Star Line untuk mengomentari status kapal.

Pelayaran Tragis Titanic

titanic
Titanic asli berlayar dalam pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris, ke New York pada 10 April 1912. (asiatimes.com)

Titanic asli berlayar dalam pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris, ke New York pada 10 April 1912. Pada masanya, itu adalah kapal penumpang terbesar yang bisa mengapung.

Pada 14 April, sekitar tengah malam, kapal tersebut menabrak gunung es dan tenggelam dalam waktu kurang dari tiga jam. Menurut laporan Senat AS tentang bencana Titanic, 1.517 orang tewas dan 706 selamat dari 2.223 penumpang dan awak.

Pada tahun 1985, para ilmuwan yang dipimpin oleh Robert Ballard dari Amerika dan Jean Jarry dari Prancis menemukan reruntuhan kapal itu sekitar 350 mil di lepas pantai tenggara Newfoundland, Kanada.

titanic
Kapal Tiongkok ini bukan satu-satunya replika dari Titanic asli. (cnn.com)

Tahun berikutnya, Ballard dan krunya, menggunakan kapal selam penelitian laut dalam berawak, menjelajahi kapal yang tenggelam untuk pertama kalinya. CNN Travel baru-baru ini bertemu dengan ahli kelautan terkenal tersebut, yang secara luas dikenal sebagai 'orang yang menemukan Titanic'.

Meskipun Ballard mengakui bahwa dia tidak pernah menjadi 'fanatik Titanic', dia mengatakan, terpacu untuk menemukan bangkai kapal setelah menyaksikan beberapa upaya yang gagal oleh penjelajah lain.

"Titanic jelas merupakan Gunung Everest yang besar pada saat itu. Begitu banyak orang telah mencoba. Banyak yang saya pikir akan berhasil, atau seharusnya berhasil, tetapi tidak," ujarnya," (aru)

#Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan