MerahPutih.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan berusia 88 tahun pada Kamis (19/4). Sepanjang perjalanan di kancah persepakbolaan internasional, timnas Indonesia memiliki tinta emas yang wajib dikenang kendati mengalami kegagalan dari beberapa turnamen.
Sebelum kemerdekaan 1945, Indonesia masih memakai nama Hindia Belanda dan lolos ke Piala Dunia 1930. Catatan itu menjadikan tim Merah Putih sebagai negara pertama Asia yang bermain di perhelatan sepak bola terbesar di dunia. Sayangnya, prestasi itu belum bisa terulang kembali.
Selepas kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 secara resmi timnas memakai nama Indonesia. Sepak bola Indonesia mengalami kemajuan di Asia. Tim merah putih berhasil lolos ke Olimpiade Melbourne 1956. Indonesia berhasil melaju ke perempat final dan bertemu dengan raksasa dunia ketika itu, Uni Soviet yang ketika itu dikapteni oleh kiper terbaik dunia, Lev Yashin.
Saat itu, tim polesan pelatih Antun “Toni” Pogacnik berhasil menahan Uni Soviet 0-0. Namun pada akhirnya Indonesia harus kalah dengan skor 4-0 pada pertandingan kedua. Prestasi ini adalah prestasi tertinggi dalam sejarah sepak bola Indonesia hingga kini.
Cerita kenangan Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 1986 Meksiko hingga kini juga masih menjadi buah bibir. Langkah Tim Garuda yang kala itu dilatih Sinyo Aliandoe, terhenti di fase akhir penyisihan zona Asia.
Babak kedua Zona B AFC Kualifikasi Piala Dunia 1986 mempertemukan Indonesia dengan Korea Selatan. Indonesia kalah 0-2 pada pertemuan pertama, 21 Juli 1985 di Seoul. Kemudian pada pertemuan kedua, 30 Juli 1985, Indonesia kalah 1-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kalah agregat 1-6 membuat Indonesia harus mengubur impian menuju Piala Dunia. Meski gagal, pencapaian timnas arahan Sinyo Aliandoe jadi salah satu yang terbaik karena nyaris lolos ke Piala Dunia.
Berikut catatan tinta emas timnas Indonesia:
1. Juara Merdeka Games 1961
Pada tahun 1961, Indonesia sukses menjadi juara di Merdeka Games di tahun tersebut. Tim Merah-Putih yang saat itu dilatih Antun ‘Tony’ Pogacnik berhasil membungkam Malaysia 2-1
Ini adalah gelar pertama Indonesia di turnamen kelas Internasional. Sejarah pun tercipta. Kemenangan yang sensasional di kandang rival abadi Pasukan Merah-Putih.
2. SEA Games 1987 dan 1991
Timnas Indonesia sukses menggondol medali emas pertama di SEA Games 1987 saat dilatih Bertje Matulapelwa. Pada partai final, skuat Garuda menang tipis 1-0 atas Malaysia berkat gol semata wayang Ribut Waidi.
Prestasi tersebut kembali terulang di SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Torehan emas ini berkat latihan keras yang diterapkan pelatih Anatoly Polosin.
Namun, sejak terakhir kali merebut medali emas pada 27 tahun lalu, timnas Indonesia belum sekalipun menggondol medali terbaik di kancah event olehraga dwitahunan tersebut.
3. Piala AFF U-19 2013
Publik sepak bola tanah air dikejutkan dengan raihan prestasi timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2013. Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia sukses menekuk Vietnam 7-6 lewat drama adu penalti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 22 September 2013.
Keberhasilan Evan Dimas dan kawan-kawan sekaligus menghapus dahaga panjang prestasi Indonesia di kancah internasional. Pencinta sepak bola larut dalam euforia dan memuji tim Garuda Jaya karena memainkan permainan sepak bola indah.
Pelatih Indra Sjafri juga mendapatkan sanjungan karena mampu mengubah permainan timnas U-19. Di tangan Indra Sjafri, Tim Garuda Muda meraih sejumlah prestasi. Timnas Indonesia U-17 menjuarai HKFA International Youth Football Invitation Tournament di Hong Kong pada 2012.
Sebuah pencapaian yang istimewa mengingat saat itu Indra membentuk tim dengan sokongan dana yang amat minim. Guna mendapatkan pemain berbakat, ia blusukan ke berbagai daerah.
4. Tien Phong Plastic Cup 2017
Timnas Indonesia U-16 memberikan prestasi gemilang dengan menjuarai Tien Phong Plastic Cup 2017. Anak asuh Fachri Husaini itu menduduki klasemen akhir dengan 7 poin hasil dua kali menang dan sekali imbang.
Ini merupakan gelar pertama skuta Garuda Muda di turnamen internasional.
5. Piala Jenesys 2018
Setelah juara di Vietnam, timnas Indonesia U-16 kembali mencatatkan torehan manis ketika berlaga di Piala Jenesys 2018 yang berlangsung di Jepang.
Yang lebih hebatnya lagi, Sutan Diego Armando Ondriano Zico dan kawan-kawan sukses mengalahkan Jepang di semifinal. Pada partai puncak, timnas U-16 membungkam Vietnam dengan skor 1-0.
Prestasi yang ditorehkan timnas U-16 menjadi modal berharga menjelang AFC Cup U-16 di Malaysia pada Septembr 2018 mendatang.
Kini pada tahun 2018, Indonesia diberi kepercayaan oleh AFF untuk menjadi tuan rumah di beberapa ajang yang digulirkan dan menjadi agenda dari AFF. yaitu, piala AFF senior, wanita senior, wanita U-16, pria U-16, U-19, futsal dan sepak bola pantai. Selain itu ajang akbar Asian Games dan Piala AFC U-19, Indonesia juga menjadi tuan rumah.
PSSI pun sudah menyiapkan Timnas Indonesia yang akan berjuang di seluruh ajang tersebut dengan maksimal. Persiapan yang baik serta dukungan dari pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat membuat PSSI optimistis Timnas Indonesia bisa menjadi yang terbaik atau juara dari seluruh ajang tersebut.
Oleh karena itu, pada momentum ulang tahun PSSI ke-88 ini harapan dan doa dipanjatkan agar Timnas Indonesia terus berjaya dan berprestasi di tingkat internasional.
Rekap Juara Timnas Indonesia di seluruh ajang
1. Timnas Indonesia Junior, Piala Asia Junior 1961
2. Timnas Indonesia, Merdeka Games Cup 1961
3. Timnas Indonesia, Aga Khan Gold Cup 1961
4. Timnas Indonesia, Merdeka Games 1962
5. Timnas Indonesia Junior, Aga Khan Cup 1966
6. Timnas Indonesia, Kings Cup 1968
7. Timnas Indonesia, Merdeka Games 1969
8. Timnas Indonesia, Pesta Sukan Singapura 1972
9. Timnas Indonesia, Anniversary Cup 1972
10. Timnas Indonesia Junior, Piala Pelajar Asia 1984
11. Timnas Indonesia Junior, Piala Pelajar Asia 1985
12. Timnas Indonesia, Piala Kemerdekaan 1987
13. Timnas Indonesia, SEA Games 1987
14. Timnas Indonesia, SEA Games 1991
15. Timnas Indonesia, Piala Kemerdekaan 2000
16. Timnas Indonesia U-21, Piala Sultan Hassanal Bolkiah 2002
17. Timnas Indonesia, Piala Kemerdekaan 2008
18. Timnas Indonesia U-19, Piala AFF U-19 2013
19. Timnas Indonesia U-16, Tien Phong Plastic Cup 2017
20. Timnas Indonesia U-16, Piala Jenesys 2018