Timnas Malaysia U-23 Menolak Kalah dari Vietnam di Tengah Sejumlah Cobaan, Bagaimana Nasib Indonesia?
Timnas Malaysia U-23 jelang laga Vs Vietnam. (Facebook/FAM)
MerahPutih.com - Timnas Malaysia U-23 menolak kalah dari Vietnam di laga kedua sekaligus terakhir Grup B sepak bola putra SEA Games 2025. Di tengah sejumlah cobaan, Harimau Malaya U-23 bahkan tetap mengincar kemenangan.
Seperti dilaporkan media Malaysia, skuad asuhan Nafuzi Zain dihadapkan sejumlah persoalan seperti meninggalnya keluarga pemain, cedera, dan absennya pemain kunci.
Nafuzi Zain menegaskan anak asuhnya akan tetap berjuang di laga penentuan Grup B melawan Vietnam di Stadion Rajamangala, Bangkok, Kamis (11/12).
"Kami menyampaikan belasungkawa kepada Haqimi Azim Rosli. Ayahnya meninggal dunia pagi ini," ujar Nafuzi Zain dikutip dari Berita Harian.
Nafuzi Zain melepas sang pemain untuk pulang ke Malaysia.
Baca juga:
“Kita lihat saja apakah dia bisa kembali, tapi demi tim dan saya sendiri, kami sangat membutuhkannya untuk pertandingan melawan Vietnam.”
Situasi Haqimi terjadi saat Malaysia sudah menghadapi masalah sehingga tidak bisa menurunkan skuad terbaik.
Media tersebut melaporkan bahwa gelandang Haziq Kutty Abba terpaksa absen karena cedera hamstring, sementara beberapa pemain baru saja kembali ke skuad setelah dilepas terlambat.
"Ada kabar baik dan kabar buruk. Kami kehilangan Haziq, dan kami masih kekurangan pemain. Namun hari ini, Aliff Izwan Yuslan dan Aiman Yusoff telah kembali. Meskipun pemain datang dan pergi, kami menerima tantangan ini dan terus fokus pada laga melawan Vietnam," ujar Nafuzi.
Malaysia tidak boleh kalah dari Vietnam. Jika hal itu terjadi, Malaysia bisa saja gagal lolos sebagai runner-up terbaik jika Indonesia menang dengan skor yang cukup atas Myanmar di Grup C.
Hasil seri sudah cukup bagi Malaysia untuk lolos ke semifinal, sekaligus akan membuat peluang Indonesia tertutup.
"Pertama-tama, kami bermain untuk menang. Tapi yang terpenting, kami tidak boleh kalah... kalau kami berhasil menghindari kekalahan, kami lolos ke semifinal," jelas Nafuzi Zain menjelaskan bahwa hasil seri cukup untuk membuat tim lolos. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Bonus SEA Games 2025 Cair Tercepat Sepanjang Sejarah, NOC Indonesia: Ini Bukti Negara Hadir
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Presiden Serahkan Bonus Peraih Medali SEA Games 2025, Totalnya Rp 465,25 Miliar
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games 2025, Catat Laga Tandang Terbaik dalam 32 Tahun
SEA Games 2025 Thailand: Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana Nonton Laga Final Ice Hockey
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Defile Kontingen Indonesia dalam Closing Ceremony