MerahPutih.com - Persoalan bau sampah yang menyengat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sempat menjadi sorotan dari sejumlah media dari Vietnam. Mereka mengkritik kebijakan PSSI dalam pemilihan venue di Surabaya, Jawa Timur itu untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Grup F.
Pelatih Vietnam, Dinh The Nam juga angka suara terkait isu bau sampah di stadion. Namun sikapnya berbeda dengan media Vietnam, dia menganggap bau sampah itu bukan kendala bagi anak asuhnya.
Baca Juga:
Isi Hati Hokky Caraka Setelah Cetak Hattrick ke Gawang Timor Leste
Bahkan, Dinh The Nam mengapresiasi PSSI terkait kualitas lapangan yang dipakai timnya saat berlaga melawan Hong Kong, pada Rabu (14/9) kemarin.
"Tidak terlalu bermasalah soal bau sampah yang sempat kami cium itu. Secara umum, venue disini memiliki kualitas cukup bagus," tutur Pelatih Vietnam itu.
Komentar senada juga dilontarkan tim Hong Kong. Menurut mereka, Stadion GBT cukup baik secara kualitas rumput dan fasilitas lain menuju gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2023 mendatang.
"Stadion ini cukup baik untuk menggelar pertandingan level internasional. Semua fasilitas sudah begitu baik," ujar Pelatih Hong Kong U-20, Cheun Kin Fung.
Meski begitu, situasi semerbak bau sampah saat laga kualifikasi Piala AFF U-20 ini memang menjadi perhatian Pemerintah Kota Surabaya dalam mengatasinya. Langkah antisipasi pun sudah dilakukan dengan sejumlah metode untuk mengurangi sengatan bau sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tak jauh dari GBT.
Pantauan di lapangan,jurnalis BolaSkor.com sendiri mendapati aroma bau sampah ketika pertandingan Vietnam melawan Hong Kong memasuki menit-menit akhir pada Rabu (14/9). Meski ketika Indonesia bertanding melawan Timor Leste, bau itu tak tercium lagi. (*/BolaSkor.com)
Baca Juga: