Timbang Badan saat Diet Jangan Tiap Hari, ini 5 Aturannya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 07 Agustus 2024
Timbang Badan saat Diet Jangan Tiap Hari, ini 5 Aturannya

Ilustrasi timbangan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Saat diet jangan selalu menimbang badan. Selesai olahraga timbang badan, sebelum tidur timbang badan, itu percuma.

Jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus, maka rencana diet akan berantakan. Dilansir dari laman Healthline, ada lima aturan dalam menimbang berat badan saat diet, antara lain:

1. Timbang berat badan seminggu sekali

Jika ingin melacak kemajuan program diet periksalah hasil timbangan berat badan seminggu sekali.

Jangan goyah hanya karena target berat badan tercapai kemudian mengubah ritme menimbang badan dilakukan setiap hari.

Baca juga:

Apa Itu Clean Eating? Panduan Diet Bersih yang Populer di Kalangan Selebriti

“Tidak ada alasan untuk menimbang diri lebih dari sekali seminggu. Dengan fluktuasi air setiap hari, berat badan dapat berubah secara drastis setiap hari,” kata ahli diet terdaftar dan pemilik To the Pointe Nutrition Rachel Fine.

Ia mengatakan menimbang berat badan selama satu kali tiap minggu, menunjukan angka yang lebih akurat dan konsisten.

“Menimbang diri Anda pada waktu yang sama setiap minggu akan memberi Anda gambaran yang lebih akurat," katanya.


2. Timbang badan saat pagi hari

Saat penimbangan mingguan tiba, jangan naik ke timbangan setelah minum sebotol air atau makan. Pasalnya hal tersebut dapat memengaruhi angka timbangan berat badan. Jadi timbanglah badan di pagi hari saat tubuh belum mengonsumsi makanan apapun.

Baca juga:

Diet Kurangi Makan Bisa Berdampak Buruk terhadap Metabolisme Tubuh

“Menimbang berat badan di pagi hari adalah yang paling efektif karena Anda memiliki cukup waktu untuk mencerna dan mengolah makanan. Hal ini tidak akan terpengaruh oleh apa yang Anda makan atau belum cukup mengolahnya,” kata ahli diet dan pemilik Nutri Savvy Health Lauren O’Connor.

3. Jaga agar faktor-faktor tetap konsisten

Jika ingin angka skala akurat, harus meminimalkan variabelnya. Artinya jika biasanya menimbang badan menggunakan pakaian lengkap, maka jangan melepasnya saat melakukan penimbangan berikutnya.

Sebaliknya, apabila kamu menimbang badan tanpa menggunakan pakaian, lakukan hal serupa saat penimbangan di hari lain. Angka yang ditunjukkan akan konsisten dan lebih akurat apabila kamu tetap konsisten saat menimbang badan.

4. Catat kemajuan

Supaya mengetahui proses penuranan berat badan, upayakan mencatat kemajuan hasil timbangan. Mencatatnya bisa dengan manual, spreadsheet penimbangan mingguan atau menggunakan aplikasi penurunan berat badan. Itu membantu mendapatkan gambaran keseluruhan yang lebih baik tentang apa yang terjadi pada tubuh.

Baca juga:

10 Buah Terbaik untuk Memulai Diet, Lengkap dengan Kandungan dan Manfaatnya

5. Tidak terlalu terpaku pada timbangan

Beberapa orang sangat khawatir jika selalu berhadapan dengan timbangan. Hal tersebut bisa menimbulkan tekanan dan kekhawatiran. Tetap fokus menjalani pola-pola diet dan tidak perlu menimbang badan tiap hari. (tka)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 29 menit lalu
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan