Tim Evakuasi Diperkirakan Sampai ke Titik 5 Pekerja Terjebak Longsor Freeport 4-5 Hari Lagi
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas. ANTARA/Maria Cicilia Galuh
MerahPutih.com - Titik lokasi terakhir lima orang pekerja yang masih terperangkap longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, sejak 8 September lalu, akhirnya sudah berhasil diketahui.
Meski demikian, PT Freeport Indonesia (PTFI) menyatakan masih membutuhkan beberapa hari lagi untuk mengevakuasi korban dari lokasi tersebut.
"Jadi mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama lagi, mungkin 4-5 hari lagi kita akan bisa sampai ke lokasi yang diduga mereka berada," kata Presiden Direktur (Presdir) Freeport, Tony Wenas, dalam keterangannya kepada media, dikutip, Jumat (3/10).
Baca juga:
Setelah 3 Pekan, Lokasi 5 Pekerja Terjebak Longsor Freeport Berhasil Ditemukan
Menurut Tony, tim evakuasi masih kesulitan mencapai lokasi karena kondisi di lapangan yang sulit untuk ditembus akibat timbunan longsor lumpur bijih basah. "Jadi memang agak sulit untuk masuk menembusnya," imbuhnya.
Tony juga enggan berspekulasi terkait kondisi terkini kelima pekerja yang masih terjebak longsor itu. Dilansir Antara, nama lima pekerja itu Victor Manuel Bastida Ballesteros, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Zaverius Magai, dan Balisang Telile.
Mereka diketahui merupakan karyawan PT Redpath Indonesia, dengan dua di antaranya merupakan pekerja asing (ekspatriat) asal Chile dan Afrika.
Baca juga:
Total ada tujuh pekerja terjebak Longsor lumpur bijih basah di area tambang yang terjadi sejak sekitar tiga pekan lalu.
Dua dari tujuh pekerja telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Sabtu (20/9) pekan lalu.
Kedua pekerja itu almarhum Wigih Hartono dan almarhum Irawan yang bertugas sebagai Elektrikal PT CC. Kini mereka telah dikebumikan di kampung halaman masing-masing. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
Kondisi Pengungsi Memburuk, DPR Minta Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan Tambahan ke Sumatra
Presiden Prabowo Instruksikan Dukungan Penuh Penanganan Bencana, Termasuk Tambahan Anggaran
Seribu Lebih Sekolah Hancur Usai Sumatera Diterjang Bencana, Kurikulum Bencana Didesak Masuk dalam RUU Sisdiknas
Update: Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 744 Orang, 551 Masih Hilang
Korban Bencana di Sumatra Bertambah Jadi 631 Jiwa, BNPB: 1 Juta Warga Mengungsi
Presiden Prabowo Temui Pengungsi Banjir Sumut: Desa Terisolasi dan Jalur Terputus Jadi Kendala
Sibolga, Tapteng, dan Tapsel Jadi Daerah Terparah Banjir di Sumut
Gratiskan Layanan Internet Starlink untuk Korban Bencana Sumatra, Elon Musk: Tak Pantas Kami Ambil Untung
Banjir dan Longsor di Sumatra, Wakil Ketua MPR RI: Alarm Krisis Lingkungan Indonesia