Tiga Panggung Strategis Capres 2024 Versi Survei Poltracking Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 25 Oktober 2021
Tiga Panggung Strategis Capres 2024 Versi Survei Poltracking Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lembaga Survei Poltracking Indonesia menggelar survei terkait elektabilitas calon Presiden 2024. Hasilnya, orang dengan latar belakang kepala daerah, menteri dan politikus bepotensi memenangi Pilpres 2024

"Terdapat tiga panggung strategis, yakni kepala daerah, menteri, dan politikus atau ketua umum partai yang mendapat sorotan publik dan dapat dikapitalisasi sebagai eskalator politik untuk capres 2024,” kata
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda dalam rilis survei di Jakarta, Senin (25/10).

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Deklarasi Dukungan Capres Bagi Ganjar Pranowo

Untuk jalur pertama, para kepala daerah di Pulau Jawa memiliki elektabilitas signifikan. Ganjar Pranowo berada di peringkat teratas dengan elektabilitas 18,2 persen disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 10,2 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan elektabilitas 2,4 persen.

Sementara, elektabilitas nama-nama dari jalur menteri memang tidak terlalu tinggi apabila dibandingkan dengan para gubernur di Pulau Jawa. Nama teratas yakni Menparekraf Sandiaga Uno dengan elektabilitas 1,7 persen disusul Menteri BUMN Erick Thohir 0,2 persen.

Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

"Nama Menhan Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto masih beririsan dalam jalur ini," jelas Hanta.

Terakhir, jalur politikus atau pimpinan partai politik (parpol). Prabowo Subianto selaku ketua umum (ketum) Partai Gerindra memiliki elektabilitas 17,1 persen disusul Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan 1,5 persen, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1,3 persen) dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan 0,5 persen.

Baca Juga

Pasang Foto Profil Bareng Ganjar di Medsos, Gibran: Tidak Ada Kaitan Politik

Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional pada 3-10 Oktober 2021 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel 1.220 responden dengan margin of error plus minus 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

#Survei #Hasil Survei #Poltracking Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 13 persen masyarakat sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Gen-Z menjadi kelompok paling puas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, kemudian yang cukup puas sebanyak 60,6 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Hasil survei LSI Denny JA mengungkapkan, bahwa Soeharto menjadi Presiden RI yang paling disukai publik.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Indonesia
Hasil Survei: Menkeu Purbaya Masuk Bursa Capres-Cawapres 2029, Unggul Jauh dari Gibran
Menkeu Purbaya masuk bursa Capres-Cawapres 2029. Ia unggul jauh dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Soffi Amira - Rabu, 29 Oktober 2025
Hasil Survei: Menkeu Purbaya Masuk Bursa Capres-Cawapres 2029, Unggul Jauh dari Gibran
Bagikan