Tiga Negara Bakal Unjuk Gigi di Festival Payung Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 21 September 2016
Tiga Negara Bakal Unjuk Gigi di Festival Payung Indonesia

Festival Payung Indonesia kembali digelar Solo, Jawa Tengah tanggal 23-25 September (Foto: MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Gelaran Festival Payung Indonesia (FPI) 2016 tinggal hitungan hari, yakni akan dilaksanakan pada 23-25 September mendatang.

Persiapan pun telah dilakukan panitia Festival Payung Indonesia, salah satunya menghiasi kawasan Taman Balekambang yang dijadikan venue utama sebagai ajang ini.

Bahkan, sejak awal pekan ini saja, kawasan hijau tersebut disulap menjadi kawasan penuh payung. Selain mengeksplorasi kain dari berbagai wilayah di Nusantara, Festival Payung Indonesia ini juga menunjukan berbagai kekayaan kain dari negara-negara lainnya, seperti Brunei Darussalam, Jepang hingga Jerman.

Selain membawa tersebut, mereka juga akan menampilkan sajain kesenaian yang mereka gunakan dengan payung, salah satunya sajian tarian. Festival Payung Indonesia jadi ajang yang layak ditunggu masyarakat Solo dan sekitarnya.

Taman Balekambang akan menjadi tempat Festival Payung Indonesia (Foto: MP/Win)

Brunei Darussalam misalnya, mereka akan menampilkan sajian tarian payung asal kerajaannya. Untuk Festival Payung Indonesia ada beberapa inovasi dari para peserta.

“Jadi kami persilahkan mereka melakukan inovasi melalui kesenian payung, karena dengan begitu kan ada upaya untuk menciptakan sesuatu yang baru,” jelas ketua Pelaksana Festival Payung Indonesia Heru Mataya.

Disisi lain, selain memamerkan berbagai kain dari nusantara, dalam ajang tersebut juga akan diisi workshop, seminar, hingga proses pembuatan payung akan disajikan Festival Payung Indonesia tahun ini.

Festival Payung Indonesia kali ini memang terbilang sukses, karena mengaca dari tahun sebelumnya saja selalu dibanjiri masyarakat.(Win)

BACA JUGA:

  1. Pra Festival Payung Indonesia 2016, Tampilkan Kreasi Payung Batik Nusantara
  2. Gairah Stasiun Solo Kota Sebagai Destinasi Wisata
  3. Hanya Keturunan Ningrat yang Menggunakan Stasiun Kota Solo
  4. Stasiun Solo Kota Bagian dari Sejarah Kota Solo
  5. Keberadaan Museum Keris, Mempertegas Solo Sebagai Kota Budaya

 

#Solo #Festival Payung #Festival Payung Indonesia (FPI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan