THR Sudah Turun? Yuk pelajari Sejarahnya

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 24 Mei 2019
THR Sudah Turun? Yuk pelajari Sejarahnya

Warga menunjukkan uang pecahan yang ditukarkan dari mobil kas keliling Bank Indonesia di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta, Senin (5/6). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SATU hal yang paling ditunggu oleh para pekerja baik di pemerintahan ataupun swasta menjelang Lebaran adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Setiap pengusaha diwajibkan memberikan THR, sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.

Tahun ini pemerintah menetapkan THR wajib dibayarkan selambat-lambatnya H-7 sebelum Lebaran. Namun, THR yang didapatkan setiap pekerja berbeda-beda tergantung masa kerja di dalam perusahaan. Bagi yang telah bekerja lebih dari 12 bulan maka akan mendapatkan THR sebsar 1 bulan gaji.

Sementara untuk pekerja yang di bawah 12 bulan tetap mendapatkan THR namun besarannya berspat proporsional. Jika ada yang telat memberikan THR, maka perusahaan atau pengusaha tersebut akan dikenakan sanksi administratif.

Soekiman Wirjosandjojo (Sumber: Ist)
Soekiman Wirjosandjojo (Sumber: Ist)

Pemberian THR bagi para pekerja tak lepas dari campur tangan sosok pejabat di pasa pemerintahan Soekarno. Ia adalah Perdana Menteri Soekiman Wirjosandjojo, seorang politikus dari Partai Masyumi.

Saat menjabat sebagai Perdana Menteri tahun 27 April 1951 hingga 3 April 1952, Soekiman berniat mensejahterakan aparatur negara. Kabinet Soekiman memberikan tunjangan ke Pamong Pradja yang kini disebut PNS setiap menjelang hari raya.

Nah, kebijakan ini pun diprotes oleh para buruh swasta. Mereka menganggap Soekiman terlalu pilih kasih. Apalagi para buruh merasa telah berjasa meningkatkan perekonomian Indonesia. Hingga akhirnya pada tanggal 13 Februari 1952 para buruh melakukan mogok kerja dan menuntut THR.

Ilustrasi pembagian THR. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Ilustrasi pembagian THR. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Aksi para buruh berhasil diredam oleh Soekiman. Ia meminta para perusahaan dan pengusaha memberikan THR ke setiap pekerjanya. Sejak saat itu setiap pekerja di Indonesia akan mendapatkan THR menjelang hari raya.

Nah, menariknya THR cuma ada di Indonesia. Sementara untuk negara lain rata-rata memberikan tunjangan dengan istilah Holiday Allowance. Contoh negara yang memberlakukan Holiday Allowance adalah Belanda.

Holiday Allowance sendiri adalah uang dari minimal 8 persen dari pendapatan kotor. Biasanya diberikan pada bulan Mei-Juni menjelang libur musim panas. Holiday Allowance diberlakukan mulai tahun 1920.

#THR #Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Berdasarkan data lebih dari 57 persen pendatang baru yang datang ke Jakarta berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Indonesia
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Apabila sangat diperlukan jumlah kapal bisa ditambah menjadi 35 sampai dengan 40 kapal dan akan ada 2 kapal bantuan yang kapasitasnya 60 hingga 80 kendaraan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Indonesia
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai puncaknya dengan lonjakan volume pelanggan yang signifikan.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3).
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Indonesia
256 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari di Jalan Tol saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
"Ini juga terbanyak arus balik sepanjang sejarah ini karena tahun lalu adalah 223.163, jadi ada peningkatan 14,8 persen," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
256 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari di Jalan Tol saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Lonjakan penumpang pada 24 Maret juga tercermin dari tingginya okupansi perjalanan, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Bagikan