The Weeknd Tetap Kekeh Boikot Grammy
The Weeknd konsisten boikot Grammy Awards. (Foto: Instagram/@theweeknd)
SETELAH polemik dirinya tidak masuk satu pun nominasi pada Grammy Awards 2021. Musisi asal Kanada, The Weeknd menyatakan boikot pada penghargaan tersebut.
Walaupun pihak Grammy telah membubarkan komite rahasia yang sebelumnya menjadi kunci dalam menentukan nominasi, dan mengubah beberapa aturan seperti yang diumumkan pada beberapa minggu lalu. The Weeknd tetap bulat pada keputusan awalnya memboikot penghargaan musik yang telah berjalan selama 63 tahun tersebut.
Baca juga:
View this post on Instagram
Melansir laman NME, musisi benrama asli Abel Testaye ini menyatakan sudah tidak tertarik mengirimkan karya-karyanya ke acara penghargaan yang diselenggarakan oleh Recording Academy itu.
“Aku tetap tidak tertarik untuk menjadi bagian dari Grammy, terutama setelah adanya pengakuan korupsi mereka selama beberapa decade ini. Aku tidak akan mengirimkan musik lagi (ke Grammy) untuk ke depannya,” ucapnya.
Pada 30 Maret 2021 pihak Grammy mengumumkan bahwa mereka telah membubarkan komite pemungutan suara anonim yang sudah berdiri sejak 1989 setelah mendapat kritik keras dari kalangan artis, penggemar dan industri musik.
Komite tersebut secara tradisi memangkas pilihan nominasi yang dibuat oleh anggota Recording Academy. Tugas mereka adalah memutuskan siapa yang akan muncul di surat suara terakhirnya. Mereka yang bertugas di grup telah dilindungi identitasnya agar tidak terpengaruh oleh tokoh luar atau diserang oleh pengemmar, menurut Grammy.
Baca juga:
Childish Gambino Digugat atas Pelanggaran Hak Cipta 'This Is America'
View this post on Instagram
Pada 2020, The Weekend memutuskan untuk memboikot Grammy Awards sebagai bentuk kekecewaannya atas proses penyeleksian nominasi yang dinilai korup serta tidak transparan. Boikot itu muncul ketika album terbarunya After Hours dan single Blinding Lights tidak masuk dalam satu pun nominasi di Grammy Awards 2021.
“Grammy tetap korup. Kamu berhutan kejujuran kepadaku, kepada penggemarku, dan kepada industri musik,” tulis The Weeknd dalam beberapa akun media sosialnya.
Dugaan korup dalam proses pemilihan nominasi Grammy mulai terungkap ketika mantan CEO Recording Academy, Deborah Dugan, melakuka pengaduan hukum pada 2019.
Kala itu, Academy membantah tuduhan bahwa mereka tidak transparan dan korup. Krena pengaduan hukum itu, pihak Academy akhirnya memecat Dugan dari Kenanggotaan resminya. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Viral! Lagu 'Bang Jono' Zaskia Gotik Hadir dalam Versi Bahasa Korea Berkat AI
Makna Lirik Lagu 'Line Without A Hook' Ricky Montgomery yang Kini Kembali Populer
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
Dibintangi Sheila Dara, Video Musik 'Rutinitas' Idgitaf Hadirkan Duka Sunyi dan Proses Berdamai
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Luke Chiang Kembali dengan Single 'say that!', Ungkap Perasaan yang Terpendam
Daftar Para Pemenang Golden Disc Awards 2025, Daesang Raih Penghargaan Tertinggi
Film Live Action 'Tangled' Segera Hadir, Lagu 'I See the Light' Kembali Jadi Sorotan
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Bruno Mars Rilis 'I Just Might', Single Pembuka untuk Album 'The Romantic'