Childish Gambino Digugat atas Pelanggaran Hak Cipta 'This Is America'
Childish Gambino menghadapi tuntutan hak cipta atas This is America. (Foto:latimes.com)
CHILDISH Gambino dituntut atas pelanggaran hak cipta untuk lagu rap yang memenangi Grammy Award 2019, This Is America. Emelike Nwosuocha, seorang rapper yang berperan sebagai Kidd Wes, mengklaim lagu tersebut meniru lagunya, Made In America, yang dirilis dua tahun sebelumnya.
"Tema lirik, isi dan struktur dari paduan suara kedua lagu sangat mirip," katanya dalam dokumen pengadilan yang diajukan di New York, seperti diberitakan BBC.com (7/5). Childish Gambino, alias Donald Glover, belum menanggapi klaim tersebut.
BACA JUGA:
SM Entertainment Bakal Bentuk Grup NCT Hollywood yang Berbasis di AS
Pada 2019, This Is America mengukir sejarah dengan menjadi lagu rap pertama yang memenangkan Song Of the Year di Grammy Awards. Salah satu lagu yang paling banyak dibicarakan ini, menyampaikan pesan pedas tentang ketidaksetaraan rasial, kebrutalan polisi dan kekerasan senjata, yang diperkuat dengan video musik provokatif.
Namun, dalam dokumen pengadilan, Nwosuocha mengatakan ada 'kemiripan substansial' antara jejak Glover dan jejaknya sendiri. Dia mengklaim bahwa lagu-lagu tersebut memiliki irama vokal yang berbeda dan unik, penyampaian, ritme, waktu, dan frase, dan mencatat bagaimana paduan suara Made In America dan This Is America ditulis dalam ukuran yang sama.
Nwosuocha menuduh bahwa kesamaan dalam isi dan penyampaian lirik "sangat mencolok sampai batas yang tidak disengaja" dan "dapat didengar oleh orang awam pada umumnya".
Rapper tersebut juga mempekerjakan seorang ahli musik untuk membandingkan dua lagu tersebut, dan berkesimpulan bahwa "kesamaan ini kemungkinan besar bukan kebetulan", kata dokumen pengadilan.
Nwosuocha menuntut pengadilan dan mencari ganti rugi termasuk kehilangan keuntungan dan peluang. Meskipun tidak disebutkan jumlahnya, dia mengklaim bahwa Glover dan rekan penulisnya menghasilkan "ratusan juta dolar" dari "This Is America".
Kasus hukumnya juga menyebutkan label rekaman Childish Gambino, RCA, Roc Nation dan Young Thug, yang menampilkan vokal latar pada lagu tersebut.
Bukan Tuntutan Pertama
Namun, ini bukan kali pertama Glover dituduh menjiplak This Is America. Pada 2018, seorang blogger hip-hop bernama Akademiks mencatat kesamaan antara lagu tersebut dengan American Pharaoh oleh rapper New York Jase Harley.
Namun, Harley mengaku tidak tertarik menempuh jalur hukum. "Saya merasa sangat tersanjung untuk dikenali dan diberi label sebagai salah satu, atau inspirasi asli, untuk salah satu karya musik dan seni visual paling penting di zaman kita," ujarnya di Instagram.
"Saya menghargai semua cinta dan dukungan! Tapi tolong jangan biarkan kontroversi ini mengecilkan pesan yang saya dan Childish Gambino coba sampaikan."
Manajer Childish Gambino, Fam Udeorji, menolak klaim plagiarisme kala itu dengan mengatakan, lagu kliennya sebenarnya berasal dari tahun 2015, "dan kami memiliki file Pro Tools [komputer] untuk membuktikannya".
Jika demikian, lagu tersebut juga akan mendahului Made In America milik Nwosuocha, yang pertama kali ia unggah di SoundCloud pada September 2016.(aru)
Bagikan
Berita Terkait
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
Apink Rilis 'Love Me More' dari Mini Album 'RE:Love', Simak MV dan Lirik Lagunya
Makna Mendalam di Balik Lirik Lagu Terbaru Ifan Seventeen 'Jangan Paksa Rindu (Beda)'
Nadhif Basalamah Hadirkan Versi Baru 'Kota Ini Tak Sama Tanpamu' Bareng Aziz Harun dan Aisha Retno, Simak Liriknya
Lirik Lengkap Miguel dengan Kendrick Lamar dalam Lagu Ikonis 'How Many Drinks'
Lirik Lagu 'Ada Titik-titik di Ujung Doa' dari Sal Priadi, Ada Pesan Penuh Makna di Dalamnya
Daniel Caesar dan Rex Orange County Satukan Emosi dalam Kolaborasi 'There’s a Field (That’s Only Yours)'
Viral! Lagu 'Bang Jono' Zaskia Gotik Hadir dalam Versi Bahasa Korea Berkat AI