Gaming

The Lord of the Rings: Gollum Gagal Total, Kreator Berhenti Garap Gim

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 05 Juli 2023
 The Lord of the Rings: Gollum Gagal Total, Kreator Berhenti Garap Gim

Daedalic Entertainment gulung tikar dari penggarapan game first-party. (Foto Daedalic Entertainment)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAEDALIC Entertainment, pengembang di balik kehancuram The Lord of the Rings: Gollum, telah menutup studio internal mereka untuk penggarapan gim. Mereka kini berfokus untuk publikasi game terbaru dari para pengembang indie di bawah label mereka.

Seperti dikabarkan Gematsu, Daedalic Entertainment, publisher dan developer asal Hamburg, Jerman, yang sukses dengan gim bergenre point-and-click, dikabarkan telah 'pindah haluan' dari developer menjadi publisher saja.

BACA JUGA:

'Mobile Suit Gundam: Requiem from Vengeance' Gunakan Unreal Engine 5

Penutupan studio membuat Daedalic Entertainment harus memindahkan hingga lebih dari 90 karyawan mereka ke sub-developer gim di bawahnya. Pada pernyataan terbaru mereka, pihak representatif dari Daedalic Entertainment mengklaim pihak atasan akan memindahkan karyawan tersebut semulus mungkin tanpa kendala, karena developer tersebut menganggap usaha dan mental karyawan lebih penting.

Karyawan yang dipindahkan sempat menggarap gim terbaru mereka yang rilis pada Juni 2023, yakni The Lord of the Rings: Gollum. Dengan gelar terburuk sepanjang masa, gim tersebut tidak akan mendapatkan update untuk optimalisasi, serta perbaikan bug dan glitch yang ada.

Meski mendapatkan restu dari penulis novel JRR Tolkien, memberikan kisah tentang Smeagol di semesta The Lord of the Rings pun tidak memberikan kesan terbaik sebagai gim bergenre platformer adventure yang rilis di konsol next-gen. Desain Smeagol yang tidak akurat dari versi film dan fakta lainnya membuat banyak pemain memberikan ulasan negatif terkait bug dan glitch yang mengganggu kenyamanan bermain.

BACA JUGA:

Pokemon GO 7th Anniversary Celebration Siap Digelar

Selain gim The Lord of the Rings: Gollum yang gagal total ini, Daedalic Entertainment sedang menggarap gim point-and-click terbaru bertajuk Surviving Deponia sebagai seri keempat waralaba tersebut. Penggarapan itu dilakukan AtomicTorch Studio dan akan rilis di bawah kuasa Daedalic Entertainment.

Selain itu, induk perusahaan Daedalic Entertainment, yakni Nacon, pun sedang menggarap gim terbaru Robocop dengan tajuk Robocop: Rogue City. Gim first-person shooter garapan Nacon itu akan memberikan kualitas permainan dengan konsep Robocop era 80-an. Dalam gim itu, Robocop harus menegakkan keadilan di kota yang penuh dengan berandalan.(dnz)

BACA JUGA:

Game Terbaru 'Jujutsu Kaisen' akan Rilis di Konsol dan PC

#Game #Gaming
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan