The Legend of Zelda akan Buka Pameran Seni
Pameran dimulai pertengahan September 2021. (Foto: Zelda Dungeon)
ADAPTASI manga dari beberapa judul The Legend of Zelda akan mengadakan pameran seni di Museum Manga Internasional Kyoto. Pameran ini akan dimulai pada pertengahan September 2021.
Akira Himekawa selaku seniman dibalik manga The Legend of Zelda mengumumkan pameran itu dalam akun Twitter-nya. Pameran The Legend of Zelda akan berlangsung pada 18 September dan berakhir pada 26 Desember 2021. Pameran itu berjudul “Akira Himekawa Original Painting Exhibition – Looking Back on Manga The Legend of Zelda.”
Baca Juga:
Akira Himekawa merupakan nama samaran untuk dua seniman manga perempuan yang telah mengerjakan adaptasi ilustrasi dari seri The Legend of Zelda. Mereka mengerjakan adaptasi serial ini sudah sangat lama, sekitar lebih dari 20 tahun. Karya-karyanya termasuk The Legend of Zelda: Majora's Mask, Ocarina of Time, Twilight Princess, dan Skyward Sword.
Siliconera melansir Himekawa berbagi ilustrasi yang menampilkan beberapa versi tautan yang berbeda. Itu termasuk ilustrasi dari The Legend of Zelda: Ocarina of Time dan adaptasi Twilight Princess. Siaran pers resmi dari museum akan tersedia nantinya untuk memberikan rincian mengenai acara tersebut kepada publik. Termasuk potensi karya seni apa saja yang akan ditampilkan dalam pameran.
Namun, jadwal pameran seni bisa saja berubah apabila situasi pandemi COVID-19 belum kondusif. Tidak menutup kemungkinan juga jika penularan COVID-19 masih tinggi pameran The Legend of Zelda dibatalkan.
Baca Juga:
'The Legend of Zelda: Breath of the Wild', Sekuelnya untuk Nintendo Switch?
Dimuat di laman IGN southeast Asia, The Legend of Zelda: Skyward Sword HD adalah game terlaris Juli 2021 di Amerika Serikat, demikian menurut NDP Group. Selain itu, PS5 memimpin dalam hal penjualan konsol bulan lalu. Angka penjualan tersebut membuat The Legend of Zelda: Skyward Sword menjadi game Nintendo pertama yang menduduki posisi teratas chart belanja Amerika Serikat sejak Super Mario 3D World pada Februari 2021.
Mengingat kesuksesan penjualan game baru-baru ini, akankah pameran seni itu sukses menarik para penggemar untuk datang? (mic)
Baca Juga:
Animal Crossing: New Horizons Dinobatkan Sebagai Game of the Year 2020
Bagikan
Berita Terkait
Fadli Zon Dorong Seni Rupa Kertas Indonesia Tembus Panggung Global
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 Siap Digelar, Soroti Karya Seni Berbasis Kertas
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto