‘The Floor Throne’ Volume 8 Tampilkan Aksi Street Dancer Indonesia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 23 September 2023
‘The Floor Throne’ Volume 8 Tampilkan Aksi Street Dancer Indonesia

Efflorescence, salah satu komunitas dancer yang tampil di kategori Dance Competition. (Foto: Etoile Dance Center)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KERLAP-kerlip lighting warna kuning dan hijau meramaikan hentakan kaki para dancer di The Floor Throne (TFT) Volume 8 di 80 Proof Ultra, BSD City, Kab. Tangerang, Sabtu (23/9). Masing-masing tim dan solo dancer menunjukan performa apiknya dengan lagu up beat pilihan.

TFT merupakan acara yang diusung oleh Etoile Dance Center setiap tahunnya sejak 2015. Acara ini mempertemukan seluruh komunitas street dance Indonesia dan internasional dalam satu ruangan. Sukses dengan gelaran sebelumnya, TFT juga berhasil mengembalikan suasana hype dari komunitas street dance di Indonesia setelah pandemi.

Baca Juga:

Etoile Dance Center Gelar 'Workshop' ala K-Pop

“Saya lihat dancer-dancer di Indonesia itu talented, capable, kompeten, tapi kok mau ikut kompetisi-kompetisi di luar agak susah mungkin karena biaya atau waktu. Jadi saya pikir, kenapa enggak saya bikin dance competition yang setara internasional supaya mereka bisa coba, gimana nih tampil di depan juri-juri internasional,” kata CEO Etoile Dance Center Archangela Lina Lukman.

Para peserta memberikan penampilan terbaik mereka di The Floor Throne Vol. 8. (Foto: Etoile Dance Center)

Setelah dijalani, lanjutnya, dance competition TFT ternyata menarik banyak perhatian dan antusias, hingga akhirnya bisa sampai ke volume delapan.

Pada ajang kompetisi street dance terbesar di Indonesia kali ini, TFT Volume 8 mengusung tema Now or Never, mengajak para street dancers agar berani meraih kemenangan tanpa ragu untuk dicapai sekarang atau tidak sama sekali.

Baca Juga:

Étoile Dance Center Ajak Dancer dan Pencinta Hip-Hop Ikut Workshop Tari

“Tema ini diangkat supaya kita bisa ambil juaranya sekarang, kenapa enggak. Kalau enggak sekarang kapan lagi. Jadi TFT ini akan selalu ada. Semakin hari semakin meningkat, jurinya makin bagus, banyak variasi juga. Jadi waktunya ambil sekarang daripada menyesal. Setiap tahun jurinya juga ganti-ganti,” kata Ketua Panitia TFT Volume 8 Beatricea Larisa.

Beragam koreografi ditampilkan di The Floor Throne Volume 8. (Foto: Etoile Dance Center)


Adapun kategori perlombaan tahun ini, yakni Dance Competition, Solo Duo Showcase, 1 vs 1 Openstyle Battle, dan Crew vs Crew Battle. Para peserta juga memperebutkan total hadiah senilai Rp 34 juta.

Setiap tahunnya, TFT selalu membawakan juri ternama dari berbagai negara. Tidak hanya dari Asia, tetapi juga AS dan Eropa. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada para dancer di Indonesia untuk beroleh ilmu langsung dari dancer-dancer dunia nan berpengalaman.

Juri-juri yang dihadirkan tahun ini adalah Todd Williamson koreografer KPOP Idol (AESPA & Lesserafim) dan penyanyi Ciara, Julian Deguzman koreografer NCT127 “Kick It”, dan Arief Surahman dari Indonesia sebagai juri Competition. Sementara, Henry Link Brian, salah satu anggota grup Elite Force Crew (koreografer hip-hop artis pertama di AS), Kang Dokyun poppers dari Korea Selatan, dan Danzel Marsono sebagai perwakilan juri dari Indonesia yang sedang meniti karier tari di Amerika Serikat sebagai juri Battle.

Beberapa dancer yang tampil adalah Jakarta City Waackers, Efflorescence, O2DC Junior, Doubleshot, BDA All Star, WESTJV, The Joproject, The Hawkins, Rocket Crew, Nouvelle, Zig Zag Crew, Vamos Girls, Power of Lock, Beat Dance Team, Wassabii, dan masih banyak lagi. (and)

Baca Juga:

JAKARTA DANCE MEET UP 2023 Mengolah Kreativitas Baru Anak Muda di Seni Tari

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
'Tamu Berwajah Itu' menjadi salah satu lagu Nadin Amizah di album 'Laika, yang Ditinggalkan'. Simak informasi dan daya tarik lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - 53 menit lalu
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
ShowBiz
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
Tiara Andini menghadirkan music video 'Tulang dan Nadi' di Jember, kota kelahirannya. Lagu ini mengangkat makna cinta dari orang-orang terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 2 menit lalu
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
Lomba Sihir akan menggelar konser tersebut di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
ShowBiz
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
Melalui lagu ini, Nadin menghadirkan cerita tentang seseorang yang pada dasarnya tidak menuntut banyak hal dalam hidup.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
ShowBiz
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
Melalui lagu ini, tergambar rasa kecewa, sakit hati, dan kebingungan ketika cinta yang diberikan dengan penuh ketulusan justru berakhir dengan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
ShowBiz
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Ray Shabir resmi debut sebagai singer-songwriter melalui single 'Falling' yang dirilis 7 Agustus 2026, membawa pengalaman kepenulisannya ke musik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
ShowBiz
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Rony Parulian merilis album kedua, Dunia dan Seisinya, berisi 10 lagu tentang cinta, imajinasi, harapan, dan perjalanan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
ShowBiz
Tembus Festival Dunia, Isyana Sarasvati Resmi Masuk Lineup Lollapalooza India 2027
Musisi Indonesia Isyana Sarasvati dipastikan tampil di Lollapalooza India 2027. Simak pesan bahagianya untuk 'Inyo kecil' dan perjalanan kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Tembus Festival Dunia, Isyana Sarasvati Resmi Masuk Lineup Lollapalooza India 2027
ShowBiz
'Crush' Leela Varghese, Kisah Ringan tentang Jatuh Hati
Lagu ini menggambarkan fase ketika seseorang mulai memikirkan orang yang disukai lebih sering daripada biasanya.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
'Crush' Leela Varghese, Kisah Ringan tentang Jatuh Hati
Bagikan