Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 21 Mei 2020
Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh

Salah satu Pasien corona di RSA UGM yang sembuh. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tren kesembuhan pasien corona di wilayah DIY terus meningkat. Data terakhir dari tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY menunjukkan, lebih dari 50 persen pasien positif corona dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan COVID -19 Berty Murtiningsih menjelaskan, jumlah kumulatif kasus pasien sembuh sebanyak 105 orang. Sementara Jumlah kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 215 orang.

Baca Juga:

Tinjau Penyaluran BST di Solo, Mensos: Sebelum Lebaran Harus Mencapai 8,3 Juta KK


"Tingkat kesembuhan pasien di sini mencapai 50 persen,"ujar Berti melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (2/5).

Berty melanjutkan, sejumlah faktor yang membuat tingkat kesembuhan naik adalah sebagian besar kondisi pasien positif corona tidak memiliki penyakit pemberat. Tingkat kesehatan mereka saat dirawat juga baik.

"Kondisi pasien yang dirawat dalam keadaan ringan sampai sedang. Ada beberapa yang orang tanpa gejala (OTG). Hal ini mungkin menjadikan kesembuhan lebih cepat," jelas Berty.

Pusat Layanan dan Informasi COVID-19 DIY. (Foto: MP/Teresa Ika)

Data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 pada Kamis 21/05, delapan pasien dinyatakan negatif setelah dua kali test swab. Delapan kasus yang sembuh tersebut terdiri dari enam warga dari Kabupaten Bantul dan dua warga Kabupaten Gunungkidul.

"Semua orang yang sembuh berusia dibawah 60 tahun atau bukan lansia," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastuti menjelaskan, tingkat kesembuhan yang tinggi juga disebabkan karena pelayanan kesehatan yang cepat dan optimal. DIY kini memiliki tiga laboratorium untuk menguji sampel swab PDP.

"Hal ini mempercepat mendapatkan hasil proses skrining dan uji laboratorium. Jadi kalau sudah ketahuan hasilnya dengan cepat maka pihak rumah sakit bisa segera merawat dan memisahkan pasien,"jelas Pembayun.

Baca Juga:

39 Ribu Kepala Keluarga di Kabupaten Sleman Terima Bansos Tunai

Terakhir masyarakat Yogyakarta dinilai memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kebersihan dan melakukan isolasi mandiri di rumah. Hal ini dapat terlihat dari gerakan "lockdown" mandiri di desa dan dusun saat pandemi merebak.

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis 21 Mei 2020 sebanyak 6 kasus sehingga jumlah keseluruhan 215. Dua di antaranya adalah tenaga kesehatan. Sementara Jumlah PDP 1375 orang dan ODP 6.213 orang. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Pagebluk COVID-19, Ratusan Abdi Dalem Keraton Surakarta Tidak Terima THR

#Virus Corona #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan