MerahPutih.com - Inter Milan sudah memberi segalanya di leg kedua play-off 16 besar Liga Champions, seperti disampaikan oleh pelatihnya Cristian Chivu. Namun nasib berkehendak lain.
Inter tersingkir dari Liga Champions setelah kembali menelan kekalahan di leg kedua, yang berlangsung di San Siro, Rabu (25/2). Inter takluk 1-2 setelah sebelumnya juga kalah dari Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion.
Inter harus menutup perjalanan dengan kekalahan agregat 2-5.
“Kami sudah mencoba segalanya. Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir, dengan sepuluh pemain bertahan di belakang bola, dan semakin lama kami tidak mampu mencetak gol, mereka semakin percaya diri. Saya tidak bisa menyalahkan para pemain, mereka sudah memberikan segalanya,” kata Chivu di laman klub.
Dua gol tim tamu pada leg kedua dicetak oleh Jens Hauge dan Hakom Evjen, sementara Inter hanya mampu membalas melalui Alessandro Bastoni pada 15 menit terakhir.
Baca juga:
Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions, Nicolo Barella: Kami Banyak Bikin Kesalahan
Chivu tetap mengapresiasi kerja keras tim meski kecewa dengan hasil. Ia memuji Bodo/Glimt yang bermain terorganisasi dengan determinasi dan energi besar.
Ia juga menilai tim asal Norwegia tersebut layak melaju ke babak selanjutnya karena mampu tampil konsisten dalam dua pertemuan.
Sementara itu, gelandang Inter Nicolo Barella juga mengakui keunggulan lawan dan menilai timnya harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.
“Saya rasa mereka tidak terlalu banyak merepotkan kami hari ini. Kami kebobolan karena kesalahan individu, hal yang bisa terjadi dalam sepak bola. Bagian tersulit adalah membongkar pertahanan mereka, dan kami tidak mampu melakukannya. Kredit untuk Bodo, mereka memenangkan kedua pertandingan dan pantas untuk lolos. Ini mengecewakan karena, seperti yang selalu kami katakan, kami ingin bersaing di semua lini dan di setiap kompetisi,” tutur Barella. (*)