Ternyata, Tarian Saman Terinspirasi dari Permainan Tradisional

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Jumat, 17 Maret 2017
Ternyata, Tarian Saman Terinspirasi dari Permainan Tradisional

Tarian Saman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pastinya Sahabat Merahputih tahu dong dengan tarian tradisional yang berasal dari Aceh yang satu ini? Ya, tari saman. Tarian ini sangat menarik karena memperagakkan gerakan yang serentak dengan mengikuti irama musik. Nah, bagi Sahabat Merahputih yang belum mengetahui bagaimana asal usul dari tari saman, yuk simak:

Asal mulanya, nama saman berasal dari seorang Ulama Gayo bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi yang berasal dari dataran tinggi Gayo Lues. Awalnya, tarian ini merupakan sebuah permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, Syekh Saman mencoba mengembangkannya dengan ditambahkan iringan syair-syair yang berisi penyampaian pesan-pesan moral, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media silahturahmi atau media dakwah.

Namun seiring dengan perkembangannya zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan bahkan kini tari saman dapat digolongkan sebagai tarian hiburan atau pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan peristiwa, waktu atau upacara tertentu.

Tari saman
Tari Saman

Tari saman biasanya dilakukan oleh para kaum muda mudi yang menjadi penarinya dengan dibantu oleh seorang pemimpin yang disebut Syekh dan diiringi oleh Rengum yaitu mukaddimah yang berupa tiruan bunyi yang diucapkan bersama-sama. Kemudian dilanjutkan dengan Salam yang diucapkan oleh Syekh tersebut.

Setelah itu dilanjutkan dengan lagu yang dinamai Ulu Ni, lagu ini biasanya dijadikan sebagai lagu permulaan tarian. Lalu selanjutnya diteruskan dengan lagu Anak Ni, lagu ini beriringan dengan gerak tangan yang pendek dengan berisi syair yang terdiri dari lagu saur (lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo) dan redet (lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari).

Begitu lagu dinyanyikan pemain membuat saur lalu disaurkan bersama-sama. Beberapa kali saur diselingi Syekh menyanyi dengan melengking, dua atau tiga kali lalu berdiri di atas lutut dan dari Syekh itulah diberi isyarat lalu disambung dengan Guncang. Guncang ini dilakukan dengan berdiri di atas lutut. Apabila duduk bersimpuh dengan adegan yang sangat cepat sekali dinamakan gerutup. Gerutup dilakukan pada posisi duduk.

Dalam satu lagu, hal demikian terus dilakukan berkali-kali yang kemudian berubah berpindah dengan irama atau lagu lain. Dalam penutupan tarian biasanya dengan melakukan tepuk tangan dengan nyanyian bersama disertai saur hingga pertunjukan berakhir.

Tari Saman
Tari Saman

Nah ternyata tari saman juga memiliki banyak jenis diantaranya:

1. Saman Jejunten

Tari saman yang dilakukan malam hari dengan duduk di atas pohon kelapa yang ditebang.

2. Saman Njik

Tari saman yang dilakukan pada waktu istirahat pada kegiatan menggirik padi.

3. Saman Ngerje (Umah Sara)

Tari saman yang dilakukan oleh pemuda pada acara pesta perkawinan.

4. Bejamu Besaman

Tari saman yang dilakukan dengan mengundang grup saman dari kampung lain. Bejamu Besaman dilakukan dengan dua cara, yang pertama Saman Sara Ingi (Saman satu malam) yaitu saman yang dilakukan semalam suntuk. Saman ini dilakukan pada hari besan keagamaan (Aidul Fitri, Aidul Adha, dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kedua, Saman Roa Lo Roa Ingi (Saman dua hari dua malam), saman ini dilakukan secara terus menerus .

5. Saman Bale Asam

Tari saman yang dilaksanakan pada siang hari dalam rangka peringatan hari besar. Saman ini dilaksanakan secara bersama-sama di sebuah lapangan dan setiap grup bebas memilih lawannya. Biasanya panitia acara akan mengaundang grup saman dari berbagai kampung untuk bertemu dan bertanding.

Itulah cerita singkat mengenai sejarah tari saman yang ternyata terinspirasi dari permainan tradisional yaitu permainan Pok Ane. Ngomongin soal Aceh, yuk selanjutnya baca artikel berikutnya: 5 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Jika Anda ke Aceh dan 5 Kuliner Khas Aceh yang Bikin Lidah Anda Bergoyang

#Kesultanan Aceh Darussalam #Aceh #Tari Saman
Bagikan
Ditulis Oleh

Zahrina Idzni

Gaul, supel dan berkibarlah bendera negeri, Merah Putih Jaya

Berita Terkait

Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat baru dibangun setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 07 April 2026
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto mencium seorang anak saat Halalbihalal usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 21 Maret 2026
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Indonesia
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Tradisi
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Tradisi Meugang di Aceh menjadi momen memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Indonesia
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motor ditumpanginya rusak di Samudra Hindia.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Maret 2026
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Indonesia
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Polda Aceh meminta warga tak panik dan terpancing di tengah isu stok BBM tinggal 20 hari lagi. Polisi akan menindak tegas pelaku yang menimbun BBM.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Tradisi
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih dan memasak daging, umumnya sapi atau kambing, untuk disantap bersama keluarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Bagikan